السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Dialog Terbuka Ketua Komisi II DPRD Bintan Warnai Pelantikan Akbar Ormawa 2026 STAIN SAR Kepri

  • 28 Januari 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 211
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dalam upaya memperkuat peran strategis organisasi kemahasiswaan serta meningkatkan kesadaran kritis mahasiswa terhadap isu pembangunan daerah, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau (STAIN SAR Kepri) menyelenggarakan Pelantikan Akbar Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan dialog terbuka bertema “Pemanfaatan Potensi Kemaritiman dan Daerah untuk Pembangunan Infrastruktur dan Pertumbuhan Ekonomi”, Selasa (27/1/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bintan, Suprapto, S.T., sebagai narasumber utama. Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum penguatan peran strategis mahasiswa dalam pembangunan daerah berbasis potensi lokal, khususnya sektor kemaritiman.

Ormawa yang dilantik meliputi Dewan Mahasiswa (DEMA), Senat Mahasiswa (SEMA), Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS), serta sejumlah organisasi internal kampus lainnya. Pelantikan dilakukan secara khidmat sebagai bentuk legitimasi struktural dan awal masa kepengurusan baru tahun 2026.

Dalam dialog terbuka, Suprapto menekankan pentingnya optimalisasi potensi kemaritiman Provinsi Kepulauan Riau yang secara geografis didominasi wilayah laut. Ia menyebutkan bahwa lebih dari 97 persen wilayah Kepri merupakan perairan dengan jumlah pulau mencapai sekitar 2.410 pulau, yang menyimpan potensi ekonomi besar namun belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Wilayah laut Kepulauan Riau merupakan jalur pelayaran internasional yang setiap bulan dilintasi ribuan kapal. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya masuk dalam perencanaan ekonomi makro daerah,” ujarnya.


Ia juga menyoroti perlunya sinkronisasi kebijakan tata ruang laut dan darat agar pembangunan infrastruktur kemaritiman dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan, termasuk pengembangan pelabuhan perikanan berskala nasional sebagai pusat distribusi dan perputaran ekonomi daerah.

Lebih lanjut, Suprapto mendorong mahasiswa untuk berperan aktif sebagai agen perubahan yang kritis dan solutif, tidak hanya dalam ruang akademik, tetapi juga dalam perumusan gagasan pembangunan berbasis potensi daerah.

“Mahasiswa adalah generasi strategis yang memiliki peran penting dalam mengawal pembangunan daerah. Pemahaman terhadap potensi kemaritiman harus diiringi dengan keberanian berpikir makro dan inovatif,” tegasnya.

Melalui pelantikan Ormawa dan dialog terbuka ini, STAIN SAR Kepri menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem kemahasiswaan yang progresif, kritis, dan berorientasi pada kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa. (LF/Gby)