السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dalam upaya memperkuat peran strategis organisasi kemahasiswaan serta meningkatkan kesadaran kritis mahasiswa terhadap isu pembangunan daerah, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau (STAIN SAR Kepri) menyelenggarakan Pelantikan Akbar Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan dialog terbuka bertema “Pemanfaatan Potensi Kemaritiman dan Daerah untuk Pembangunan Infrastruktur dan Pertumbuhan Ekonomi”, Selasa (27/1/2026).
Kegiatan
tersebut menghadirkan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bintan, Suprapto, S.T.,
sebagai narasumber utama. Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum penguatan
peran strategis mahasiswa dalam pembangunan daerah berbasis potensi lokal,
khususnya sektor kemaritiman.
Ormawa
yang dilantik meliputi Dewan Mahasiswa (DEMA), Senat Mahasiswa (SEMA), Himpunan
Mahasiswa Program Studi (HMPS), serta sejumlah organisasi internal kampus
lainnya. Pelantikan dilakukan secara khidmat sebagai bentuk legitimasi
struktural dan awal masa kepengurusan baru tahun 2026.
Dalam
dialog terbuka, Suprapto menekankan pentingnya optimalisasi potensi kemaritiman
Provinsi Kepulauan Riau yang secara geografis didominasi wilayah laut. Ia
menyebutkan bahwa lebih dari 97 persen wilayah Kepri merupakan perairan dengan
jumlah pulau mencapai sekitar 2.410 pulau, yang menyimpan potensi ekonomi besar
namun belum dimanfaatkan secara maksimal.
“Wilayah laut Kepulauan Riau merupakan jalur pelayaran internasional yang setiap bulan dilintasi ribuan kapal. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya masuk dalam perencanaan ekonomi makro daerah,” ujarnya.


Ia
juga menyoroti perlunya sinkronisasi kebijakan tata ruang laut dan darat agar
pembangunan infrastruktur kemaritiman dapat memberikan dampak ekonomi yang
signifikan, termasuk pengembangan pelabuhan perikanan berskala nasional sebagai
pusat distribusi dan perputaran ekonomi daerah.
Lebih
lanjut, Suprapto mendorong mahasiswa untuk berperan aktif sebagai agen
perubahan yang kritis dan solutif, tidak hanya dalam ruang akademik, tetapi
juga dalam perumusan gagasan pembangunan berbasis potensi daerah.
“Mahasiswa
adalah generasi strategis yang memiliki peran penting dalam mengawal
pembangunan daerah. Pemahaman terhadap potensi kemaritiman harus diiringi
dengan keberanian berpikir makro dan inovatif,” tegasnya.
Melalui
pelantikan Ormawa dan dialog terbuka ini, STAIN SAR Kepri menegaskan
komitmennya dalam membangun ekosistem kemahasiswaan yang progresif, kritis, dan
berorientasi pada kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa. (LF/Gby)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN