السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melaksanakan Ujian Komprehensif bagi mahasiswa tingkat akhir, Selasa (27/1/2027), bertempat di Ruang Laboratorium Terpadu Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir STAIN SAR Kepri.
Kegiatan
ujian komprehensif ini diikuti oleh 23 mahasiswa semester akhir sebagai salah
satu tahapan akademik wajib sebelum memasuki proses penyusunan skripsi. Ujian
dibuka dengan sambutan Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Nur
Ikhlas, M.A., yang menegaskan bahwa ujian komprehensif merupakan instrumen
evaluasi menyeluruh terhadap penguasaan keilmuan mahasiswa selama menempuh
perkuliahan.
Dalam arahannya, Nur Ikhlas, M.A. menyampaikan harapan agar seluruh mahasiswa dapat mengikuti ujian dengan tertib, disiplin, dan menjunjung tinggi etika akademik sesuai dengan ketentuan Program Studi dan kebijakan STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau. Ia menekankan bahwa ujian ini tidak sekadar mengukur aspek kognitif, tetapi juga kesiapan mahasiswa dalam mempertanggungjawabkan ilmu yang telah dipelajari selama tujuh semester.


“Melalui
ujian komprehensif ini, diharapkan mahasiswa mampu menunjukkan pemahaman
keilmuan yang utuh, serta kesiapan untuk terjun ke masyarakat sebagai sarjana
yang memiliki wawasan keislaman berbasis Al-Qur’an dan Hadis,” ujarnya.
Ujian
komprehensif dilaksanakan dengan mengombinasikan materi teori dan praktik.
Adapun tim penguji terdiri atas dosen-dosen Prodi IAT dan lintas bidang
keilmuan. Dian Rahmawati, S.Th.I., M.A. menguji bidang studi umum, sementara
Dr. Muhammad Lazim, Lc., M.A. menguji bidang keilmuan inti Program Studi Ilmu
Al-Qur’an dan Tafsir. Islamiyah, M.Ag. menguji kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an,
Tajwid, serta Tahfidz Al-Qur’an Juz 30, 1, dan 2.
Selanjutnya,
Fauzi, S.Sos., M.A. menguji praktik membaca kitab tafsir, sedangkan Nur Ikhlas,
M.A. menguji hafalan hadis pilihan. Sementara itu, Maisarotil Husna, M.Ag.
bersama Ning Ratna Sinta Dewi, M.Sos. menguji keterampilan praktik public
speaking, meliputi pidato dan khutbah.
Perwakilan mahasiswa peserta ujian, Syafira Rahmadhana, menyampaikan bahwa ujian komprehensif menjadi tahapan penting dalam perjalanan akademik mahasiswa Prodi IAT. Menurutnya, ujian ini tidak hanya menguji penguasaan materi, tetapi juga melatih keberanian, ketenangan, serta kemampuan berpikir kritis dalam menyampaikan pemahaman keilmuan secara lisan.




“Ujian
komprehensif menjadi refleksi atas proses akademik yang telah dilalui.
Pemahaman terhadap Al-Qur’an dan Tafsir menuntut kedalaman analisis,
keterkaitan antarilmu, serta kesiapan mental dalam menghadapi berbagai
perspektif keilmuan,” ungkapnya.
Sementara
itu, mahasiswa lainnya, Lulu Khairunnisa, menyampaikan apresiasi kepada para
dosen penguji atas bimbingan dan masukan yang diberikan. Ia menilai ujian
komprehensif sebagai wadah evaluasi atas pemahaman keilmuan Al-Qur’an dan
Tafsir yang diperoleh selama kurang lebih tiga setengah tahun masa studi.
“Semoga
ilmu yang telah kami peroleh dapat diamalkan dengan baik dan menjadi bekal
dalam pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Melalui
pelaksanaan ujian komprehensif ini, Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir
STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menegaskan komitmennya dalam menjaga
mutu akademik serta mencetak lulusan yang unggul secara intelektual, spiritual,
dan siap berkontribusi dalam kehidupan sosial-keagamaan. (LF/Miya)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN