السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Ujian Komprehensif Prodi IAT STAIN SAR Kepri Teguhkan Kesiapan Akademik dan Integritas Keilmuan Mahasiswa

  • 27 Januari 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 160
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melaksanakan Ujian Komprehensif bagi mahasiswa tingkat akhir, Selasa (27/1/2027), bertempat di Ruang Laboratorium Terpadu Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir STAIN SAR Kepri.

Kegiatan ujian komprehensif ini diikuti oleh 23 mahasiswa semester akhir sebagai salah satu tahapan akademik wajib sebelum memasuki proses penyusunan skripsi. Ujian dibuka dengan sambutan Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Nur Ikhlas, M.A., yang menegaskan bahwa ujian komprehensif merupakan instrumen evaluasi menyeluruh terhadap penguasaan keilmuan mahasiswa selama menempuh perkuliahan.

Dalam arahannya, Nur Ikhlas, M.A. menyampaikan harapan agar seluruh mahasiswa dapat mengikuti ujian dengan tertib, disiplin, dan menjunjung tinggi etika akademik sesuai dengan ketentuan Program Studi dan kebijakan STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau. Ia menekankan bahwa ujian ini tidak sekadar mengukur aspek kognitif, tetapi juga kesiapan mahasiswa dalam mempertanggungjawabkan ilmu yang telah dipelajari selama tujuh semester.


“Melalui ujian komprehensif ini, diharapkan mahasiswa mampu menunjukkan pemahaman keilmuan yang utuh, serta kesiapan untuk terjun ke masyarakat sebagai sarjana yang memiliki wawasan keislaman berbasis Al-Qur’an dan Hadis,” ujarnya.

Ujian komprehensif dilaksanakan dengan mengombinasikan materi teori dan praktik. Adapun tim penguji terdiri atas dosen-dosen Prodi IAT dan lintas bidang keilmuan. Dian Rahmawati, S.Th.I., M.A. menguji bidang studi umum, sementara Dr. Muhammad Lazim, Lc., M.A. menguji bidang keilmuan inti Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Islamiyah, M.Ag. menguji kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an, Tajwid, serta Tahfidz Al-Qur’an Juz 30, 1, dan 2.

Selanjutnya, Fauzi, S.Sos., M.A. menguji praktik membaca kitab tafsir, sedangkan Nur Ikhlas, M.A. menguji hafalan hadis pilihan. Sementara itu, Maisarotil Husna, M.Ag. bersama Ning Ratna Sinta Dewi, M.Sos. menguji keterampilan praktik public speaking, meliputi pidato dan khutbah.

Perwakilan mahasiswa peserta ujian, Syafira Rahmadhana, menyampaikan bahwa ujian komprehensif menjadi tahapan penting dalam perjalanan akademik mahasiswa Prodi IAT. Menurutnya, ujian ini tidak hanya menguji penguasaan materi, tetapi juga melatih keberanian, ketenangan, serta kemampuan berpikir kritis dalam menyampaikan pemahaman keilmuan secara lisan.


“Ujian komprehensif menjadi refleksi atas proses akademik yang telah dilalui. Pemahaman terhadap Al-Qur’an dan Tafsir menuntut kedalaman analisis, keterkaitan antarilmu, serta kesiapan mental dalam menghadapi berbagai perspektif keilmuan,” ungkapnya.

Sementara itu, mahasiswa lainnya, Lulu Khairunnisa, menyampaikan apresiasi kepada para dosen penguji atas bimbingan dan masukan yang diberikan. Ia menilai ujian komprehensif sebagai wadah evaluasi atas pemahaman keilmuan Al-Qur’an dan Tafsir yang diperoleh selama kurang lebih tiga setengah tahun masa studi.

“Semoga ilmu yang telah kami peroleh dapat diamalkan dengan baik dan menjadi bekal dalam pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan ujian komprehensif ini, Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menegaskan komitmennya dalam menjaga mutu akademik serta mencetak lulusan yang unggul secara intelektual, spiritual, dan siap berkontribusi dalam kehidupan sosial-keagamaan. (LF/Miya)