السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Wakil Ketua II STAIN SAR Kepri Tegaskan Integrasi Keilmuan, Keislaman, dan Budaya Melayu pada Haul Sultan Abdurrahman Muazzamsyah II

  • 26 Januari 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 153
Berita Utama

Pulau Penyengat, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Wakil Ketua II Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Dr. Almahfuz, M.Si., menegaskan pentingnya integrasi nilai keilmuan, keislaman, dan budaya Melayu dalam kehidupan akademik melalui peringatan Haul Mubarak Sultan Abdurrahman Muazzamsyah II yang digelar di Masjid Raya Pulau Penyengat.

Mewakili Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. Almahfuz menyampaikan bahwa pelaksanaan haul bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari refleksi akademik dan spiritual kampus dalam meneladani kepemimpinan Sultan Abdurrahman Muazzamsyah II sebagai figur pemimpin visioner yang menjunjung tinggi ilmu pengetahuan, nilai agama, serta kebijaksanaan dalam memimpin masyarakat.

“Penamaan STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau merupakan bentuk penghormatan akademik terhadap sosok Sultan sebagai simbol integrasi antara keilmuan, keislaman, dan kearifan lokal. Nilai-nilai inilah yang terus kami tanamkan dalam pengembangan tridarma perguruan tinggi,” ujar Dr. Almahfuz dalam sambutannya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan haul sejalan dengan visi kelembagaan STAIN SAR Kepri yang berkomitmen membangun karakter civitas academica agar tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan sosial, serta berakar pada identitas budaya Melayu-Islam.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Almahfuz juga menyampaikan harapan agar STAIN SAR Kepri yang tengah bersiap bertransformasi menjadi institut dapat semakin memperluas perannya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan keislaman yang responsif terhadap konteks lokal dan tantangan global.


“Transformasi kelembagaan ini diharapkan semakin memperkuat kontribusi STAIN SAR Kepri dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan berperadaban, sebagaimana nilai-nilai yang diwariskan oleh Sultan Abdurrahman Muazzamsyah II,” tambahnya.

Haul Mubarak Sultan Abdurrahman Muazzamsyah II turut dihadiri unsur pimpinan STAIN SAR Kepri, dosen dan tenaga kependidikan, tokoh adat, alim ulama, serta zuriat Sultan dari berbagai wilayah, seperti Singapura, Johor, Terengganu, dan Pahang. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pembacaan Syair Teraju sebagai penguatan identitas sastra Melayu, serta sambutan dari Ketua Lembaga Adat Kesultanan Riau Lingga.

Kegiatan ini ditutup dengan mauizatul hasanah dan pembacaan tahlil serta doa sebagai bentuk penghormatan dan doa kepada Sultan Abdurrahman Muazzamsyah II dan para tokoh Kesultanan Riau Lingga.

Melalui momentum haul ini, STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau kembali menegaskan peran strategisnya sebagai institusi pendidikan tinggi keagamaan Islam yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan akademik, tetapi juga berkomitmen menjaga dan melestarikan warisan sejarah, budaya, serta spiritualitas Melayu secara berkelanjutan. (LF/Gby)