السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

STAIN SAR Kepri Gandeng Authorized Training Partner TÜV Rheinland, Dorong Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa Berstandar Internasional

  • 22 Januari 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 199
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau resmi menjalin Perjanjian Kerja Sama dengan PT Indo Asia Sinergi Sejahtera (Authorized Training Partner TÜV Rheinland Indonesia) tentang Penyelenggaraan Tempat Uji Kompetensi dan Sertifikasi Mahasiswa. Penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut berlangsung di Ruang Ketua STAIN SAR Kepri, Kamis (22/1/2026).

Perjanjian kerja sama ini ditandatangani oleh Sapto Hariyono, selaku Chief Executive Officer (CEO) PT Indo Asia Sinergi Sejahtera, dan Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag, selaku Ketua STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau. Kerja sama ini menjadi langkah strategis STAIN SAR Kepri dalam memperkuat daya saing lulusan melalui pengakuan kompetensi berbasis standar sertifikasi internasional.

PT Indo Asia Sinergi Sejahtera merupakan Authorized Training Partner TÜV Rheinland Indonesia yang bergerak di berbagai bidang, antara lain konsultansi, pelatihan, sertifikasi, inspeksi, manajemen perhotelan, logistik, transportasi, hingga pengembangan produk. Melalui kolaborasi ini, STAIN SAR Kepri ditetapkan sebagai Competency Test Center (CTC) dalam pelaksanaan uji kompetensi dan sertifikasi mahasiswa.

Program sertifikasi yang akan dilaksanakan meliputi Fundamental Data Analytics, Digital Marketing, Entrepreneurship, Public Speaking and Communication, Social Entrepreneurship, Critical Thinking and Design Thinking, serta Occupational Health and Safety Management Fundamentals for University Students, yang seluruhnya mengacu pada standar Lembaga Sertifikasi Internasional TÜV Rheinland.

Ketua STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan wujud komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas lulusan agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi praktis yang diakui secara global.


“Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya STAIN SAR Kepri dalam menyiapkan mahasiswa yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja dan industri, dengan bekal sertifikasi kompetensi yang memiliki pengakuan internasional,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program Sertifikat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) berbasis sertifikasi TÜV Rheinland diharapkan mampu memperkuat profil lulusan STAIN SAR Kepri, sekaligus mendorong sinergi berkelanjutan antara dunia pendidikan tinggi dan dunia industri.

Ruang lingkup kerja sama mencakup penyelenggaraan pelatihan, penetapan STAIN SAR Kepri sebagai lokasi resmi uji kompetensi, pelaksanaan ujian sertifikasi bagi mahasiswa maupun masyarakat umum, serta evaluasi program secara berkala guna menjamin mutu dan keberlanjutan pelaksanaan.

Melalui kerja sama ini, STAIN SAR Kepri menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam pengembangan akademik dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, sejalan dengan visi kampus sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang responsif terhadap tantangan global dan kebutuhan masyarakat. (LF/Gby)