السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau turut berkontribusi aktif dalam mengharumkan nama lembaga pendidikan dasar Islam melalui capaian prestasi pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) XX Tingkat Kelurahan Sei Jang Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar pada Senin (19/1/2026) bertempat di Masjid Al-Mutahhidin, Kelurahan Sei Jang, Kota Tanjungpinang.
Ajang
MTQH XX ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat,
Camat Bukit Bestari, Lurah Sei Jang, dewan juri yang kompeten dan
berintegritas, peserta serta pendamping dari berbagai Taman Pendidikan
Al-Qur’an (TPQ), Taman Pendidikan Anak (TPA), dan sekolah-sekolah se-Kelurahan
Sei Jang. Turut hadir mahasiswa STAIN SAR Kepri, Muhammad Fiqri, bersama
perwakilan Sekolah Dasar Islam Al-Faatih.
MTQH
diselenggarakan sebagai wadah strategis untuk mengembangkan bakat dan minat
anak-anak dalam membaca, menghafal, serta memahami Al-Qur’an dan Hadis,
sekaligus mempererat silaturahmi antar lembaga pendidikan keagamaan. Selain
itu, ajang ini juga menjadi sarana seleksi bagi peserta terbaik yang akan
mewakili Kelurahan Sei Jang pada MTQH tingkat Kecamatan Bukit Bestari.
Melalui pendampingan intensif yang dilakukan oleh mahasiswa STAIN SAR Kepri, SD Islam Al-Faatih berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara II Golongan Tartil Anak Putri atas nama Carissa dan Juara II Golongan Tilawah Anak Putri atas nama Fathika Ar-Rahmah. Capaian tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara perguruan tinggi keagamaan Islam dan lembaga pendidikan dasar dalam pembinaan generasi Qur’ani.


Muhammad
Fiqri, mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) semester VIII STAIN
SAR Kepri yang bertugas sebagai tenaga bantu di SD Islam Al-Faatih,
menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras para
siswa, bimbingan ustaz dan ustazah, serta dukungan penuh dari orang tua dan
pihak sekolah.
“Prestasi
ini adalah buah dari proses pembinaan yang berkelanjutan. MTQH tidak hanya
melatih kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menanamkan kecintaan,
kedisiplinan, dan nilai-nilai akhlak Qur’ani pada anak-anak,” ujarnya.
Lebih
lanjut, ia menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa STAIN SAR Kepri dalam
kegiatan keagamaan di masyarakat merupakan bagian dari implementasi pengabdian
kepada masyarakat dan aktualisasi Tridarma Perguruan Tinggi.
Diharapkan,
prestasi yang diraih oleh siswa SD Islam Al-Faatih dapat menjadi inspirasi bagi
peserta didik lainnya untuk lebih giat mempelajari Al-Qur’an dan mengembangkan
potensi diri di bidang tilawah dan tartil. Selain itu, MTQH diharapkan dapat
terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan skala dan kualitas yang semakin
meningkat, sehingga mampu melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi,
berakhlak, dan berkontribusi positif bagi masyarakat. (LF/Fiqri)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN