السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., melaksanakan aksi simbolis penanaman bibit pohon matoa sebagai wujud komitmen penguatan nilai ekoteologi dan kepedulian lingkungan dalam birokrasi keagamaan, bertepatan dengan kegiatan “Menteri Agama RI Menyapa ASN” yang digelar di halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (14/1/2025).
Kegiatan
tersebut diikuti oleh aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai satuan kerja di
lingkungan Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, meliputi ASN Kanwil
Kemenag Kepri, ASN Kemenag Kota Tanjungpinang, ASN Kemenag Kabupaten Bintan,
serta perwakilan ASN Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan
Abdurrahman Kepulauan Riau sebanyak 50 orang.
Penanaman bibit pohon matoa menjadi simbol integrasi nilai keagamaan dengan tanggung jawab ekologis, sekaligus refleksi atas peran strategis ASN Kementerian Agama dalam menjaga harmoni antara manusia, alam, dan nilai-nilai spiritual. Aksi tersebut menegaskan bahwa pembangunan birokrasi keagamaan tidak hanya berorientasi pada kinerja administratif, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan sebagai bagian dari amanah keagamaan.
Dalam arahannya, Menteri Agama Republik Indonesia menegaskan makna mendalam nilai ikhlas beramal sebagai moto fundamental Kementerian Agama. ASN diharapkan tidak berhenti pada level mukhlis, yakni berbuat ikhlas namun masih menyadari amal kebaikannya, melainkan mampu mencapai derajat mukhlas, yaitu keikhlasan total yang menyerahkan seluruh bentuk pengabdian semata-mata kepada Allah SWT.


“ASN Kementerian Agama harus berupaya menjadi mukhlas, yakni pribadi yang benar-benar ikhlas, yang tidak lagi menghitung atau mengingat amal kebaikan yang telah dilakukan, melainkan menyerahkan seluruh pengabdian hanya kepada Allah SWT,” tegas Menteri Agama.
Selain
itu, Menteri Agama mengajak seluruh ASN untuk menginternalisasi nilai
kesabaran, rasa syukur, dan kesadaran spiritual dalam pelaksanaan tugas. Ia
menekankan bahwa kematangan iman dan etika aparatur tercermin dari kemampuan
membalas keburukan dengan kebaikan, serta menjadikan setiap tantangan sebagai
sarana pendewasaan diri dan penguatan integritas.
Menteri
Agama juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan hati dan integritas pribadi
yang harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Ia
mengingatkan dampak negatif budaya konsumtif dan persoalan sampah plastik yang
berpotensi merusak tatanan kehidupan manusia dan alam. Seluruh pesan tersebut
menegaskan bahwa ASN Kementerian Agama dituntut menjadi teladan moral,
spiritual, dan ekologis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon tersebut menjadi pesan moral yang kuat bagi civitas academica STAIN SAR Kepri untuk terus menginternalisasi nilai ekoteologi dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi dan pengabdian sebagai ASN.


“Kegiatan
penanaman pohon yang dilakukan langsung oleh Menteri Agama RI merupakan teladan
nyata kepemimpinan yang visioner, yang mengintegrasikan nilai keislaman,
kepedulian lingkungan, dan integritas birokrasi. Ini menjadi penguatan penting
bagi ASN STAIN SAR Kepri dalam membangun budaya kerja yang berorientasi pada
kemaslahatan umat dan keberlanjutan,” ujar Dr. Faisal.
Kunjungan
kerja Menteri Agama RI di Provinsi Kepulauan Riau diawali dengan menghadiri
peringatan Isra Mikraj tingkat Provinsi Kepulauan Riau di Gedung Daerah pada
malam sebelumnya. Pada pagi harinya, Menteri Agama melaksanakan salat Subuh
berjamaah di Masjid Pulau Penyengat sebelum melanjutkan agenda menyapa ASN dan
melaksanakan penanaman pohon di lingkungan Kanwil Kemenag Kepri.
Partisipasi
aktif ASN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau dalam kegiatan ini menegaskan
komitmen perguruan tinggi keagamaan Islam dalam mendukung kebijakan Kementerian
Agama, khususnya dalam penguatan moderasi beragama, integritas aparatur, serta
pengarusutamaan nilai ekoteologi sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.
(LF)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN