السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

STAIN SAR Kepri Teguhkan Moderasi Beragama dan Harmoni Sosial melalui Jalan Sehat Kerukunan HAB ke-80 Kemenag RI

  • 10 Januari 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 221
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., bersama Kepala Bagian Administrasi Umum, Akademik, dan Keuangan (AUAK), Dr. H. Imam Subekti, M.Pd.I., turut berpartisipasi dalam kegiatan Jalan Sehat Kerukunan (JSK) dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau.

Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Community Center/Gedung Olahraga (GOR) Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, pada Sabtu pagi (10/1/2026), dan diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat. Sejak pukul 06.00 WIB, masyarakat tampak memadati lokasi kegiatan sebagai wujud antusiasme dalam menyemarakkan agenda kerukunan umat beragama.

Jalan Sehat Kerukunan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kanwil Kemenag Provinsi Kepulauan Riau dan Kantor Kemenag Kabupaten Bintan, yang menjadi simbol nyata harmoni sosial dan kebersamaan di Bumi Bunda Tanah Melayu. Tepat pukul 07.00 WIB, Kepala Kanwil Kemenag Kepri, Zoztafia, secara resmi melepas peserta yang menempuh rute kurang lebih sejauh dua kilometer.

Kegiatan JSK HAB ke-80 turut dihadiri dan diikuti oleh berbagai unsur pimpinan daerah dan tokoh lintas sektoral, di antaranya Kapolres Bintan, anggota DPRD Kabupaten Bintan, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala BPMP Kepri, serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kepulauan Riau.

Hadir pula Camat Gunung Kijang, pejabat di lingkungan Kemenag Provinsi dan Kabupaten/Kota, pimpinan pondok pesantren, kepala madrasah, kepala KUA, serta para guru dari Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. Kehadiran tokoh-tokoh agama dari berbagai latar belakang organisasi semakin menegaskan pesan persatuan dan kerukunan yang menjadi ruh kegiatan ini.

Antusiasme peserta semakin meningkat dengan adanya undian ratusan hadiah menarik. Berdasarkan data panitia, lebih dari 500 item doorprize berhasil dihimpun dari berbagai sponsor, termasuk perbankan, yayasan, sumbangan perorangan, serta dukungan dari Bupati Bintan dan Gubernur Kepulauan Riau. Hadiah yang disediakan antara lain televisi, lemari es, mesin cuci, sepeda, peralatan elektronik, hingga voucher paket umrah.

Selain kegiatan olahraga, JSK HAB ke-80 juga diisi dengan aksi sosial. BAZNAS Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang turut menyalurkan bantuan paket sembako kepada para mustahik sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan nilai kemanusiaan.


Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Kemenag Kepri, Zoztafia, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan, Bapak Gubernur Kepulauan Riau, Bapak Bupati Bintan, serta seluruh sponsor dan masyarakat yang telah berpartisipasi aktif. Kabupaten Bintan telah menjadi tuan rumah yang hangat dan luar biasa,” ujarnya.

Sejalan dengan tema HAB ke-80, “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju,” Zoztafia berharap semangat kebersamaan dan kerukunan yang tercermin dalam kegiatan jalan sehat ini dapat terimplementasi dalam kehidupan sosial sehari-hari.

“Dalam suasana yang damai dan rukun, pembangunan dapat berjalan dengan lebih baik. Insyaallah, masyarakat yang harmonis akan melahirkan kehidupan yang makmur dan sejahtera,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., mengungkapkan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai ruang strategis penguatan nilai moderasi beragama dan sinergi lintas sektor. Menurutnya, partisipasi aktif perguruan tinggi keagamaan dalam kegiatan keumatan menjadi bagian dari tanggung jawab moral dan institusional dalam membangun harmoni sosial di tengah masyarakat.

Partisipasi STAIN SAR Kepri dalam kegiatan ini menegaskan komitmen perguruan tinggi keagamaan Islam dalam mendukung penguatan moderasi beragama, kerukunan umat, serta kolaborasi strategis antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat demi kemajuan daerah dan bangsa. (LF/AP)