السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Dorong Optimalisasi Bonus Demografi, STAIN SAR Kepri dan BKKBN Kepri Bangun Sinergi Kependudukan Berbasis Akademik

  • 08 Januari 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 149
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia. Hal tersebut diwujudkan melalui audiensi dan kunjungan resmi Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag, didampingi Wakil Ketua II Dr. Almahfuz, M.Si, ke Kantor Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (8/1/2026).

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau beserta jajaran pejabat struktural dan fungsional. Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mendukung program kependudukan dan pembangunan keluarga, khususnya dalam upaya optimalisasi bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua STAIN SAR Kepri menegaskan bahwa kolaborasi antara STAIN SAR Kepri dan BKKBN memiliki urgensi strategis, terutama dalam memberikan pemahaman komprehensif kepada generasi muda di lingkungan kampus terkait program-program BKKBN yang bersentuhan langsung dengan pembentukan generasi berkualitas dan berdaya saing.

“Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran kependudukan, perencanaan keluarga, dan tanggung jawab sosial. Oleh karena itu, kerja sama dengan BKKBN menjadi sangat relevan untuk diimplementasikan di lingkungan kampus,” tegas Dr. Faisal.


Senada dengan hal tersebut, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ketua STAIN SAR Kepri beserta jajaran. Ia berharap audiensi ini dapat ditindaklanjuti dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua lembaga.

Ia juga menjelaskan bahwa keterlibatan generasi muda di perguruan tinggi dalam program BKKBN dapat diwujudkan melalui pembentukan dan penguatan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) di kalangan mahasiswa, pengembangan program Generasi Berencana (GenRe), pencegahan stunting, serta penundaan usia perkawinan (PUP) di kalangan remaja, termasuk program strategis lainnya yang berkaitan dengan pembangunan keluarga dan kependudukan.

Sebagai tindak lanjut audiensi, kedua belah pihak sepakat untuk mempersiapkan dokumen kerja sama kelembagaan, menyusun kajian akademik bersama di bidang kependudukan dan pembangunan keluarga, serta memperkuat koordinasi lintas sektor di Provinsi Kepulauan Riau. Langkah ini diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Melalui kolaborasi ini, STAIN SAR Kepri menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi Islam yang berperan aktif dalam mendukung kebijakan nasional, memperkuat literasi kependudukan di kalangan mahasiswa, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat dan bangsa. (LF/MA)