السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia. Hal tersebut diwujudkan melalui audiensi dan kunjungan resmi Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag, didampingi Wakil Ketua II Dr. Almahfuz, M.Si, ke Kantor Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (8/1/2026).
Kunjungan
tersebut disambut langsung oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau
beserta jajaran pejabat struktural dan fungsional. Audiensi ini bertujuan untuk
memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mendukung
program kependudukan dan pembangunan keluarga, khususnya dalam upaya optimalisasi
bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam
pertemuan tersebut, Ketua STAIN SAR Kepri menegaskan bahwa kolaborasi antara
STAIN SAR Kepri dan BKKBN memiliki urgensi strategis, terutama dalam memberikan
pemahaman komprehensif kepada generasi muda di lingkungan kampus terkait
program-program BKKBN yang bersentuhan langsung dengan pembentukan generasi
berkualitas dan berdaya saing.
“Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran kependudukan, perencanaan keluarga, dan tanggung jawab sosial. Oleh karena itu, kerja sama dengan BKKBN menjadi sangat relevan untuk diimplementasikan di lingkungan kampus,” tegas Dr. Faisal.


Senada
dengan hal tersebut, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Riau
menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ketua STAIN SAR Kepri beserta jajaran. Ia
berharap audiensi ini dapat ditindaklanjuti dengan penandatanganan Nota
Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua lembaga.
Ia
juga menjelaskan bahwa keterlibatan generasi muda di perguruan tinggi dalam
program BKKBN dapat diwujudkan melalui pembentukan dan penguatan Pusat
Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) di kalangan mahasiswa, pengembangan
program Generasi Berencana (GenRe), pencegahan stunting, serta penundaan usia
perkawinan (PUP) di kalangan remaja, termasuk program strategis lainnya yang
berkaitan dengan pembangunan keluarga dan kependudukan.
Sebagai
tindak lanjut audiensi, kedua belah pihak sepakat untuk mempersiapkan dokumen
kerja sama kelembagaan, menyusun kajian akademik bersama di bidang kependudukan
dan pembangunan keluarga, serta memperkuat koordinasi lintas sektor di Provinsi
Kepulauan Riau. Langkah ini diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan
pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber
daya manusia.
Melalui
kolaborasi ini, STAIN SAR Kepri menegaskan komitmennya sebagai institusi
pendidikan tinggi Islam yang berperan aktif dalam mendukung kebijakan nasional,
memperkuat literasi kependudukan di kalangan mahasiswa, serta berkontribusi
nyata dalam pembangunan masyarakat dan bangsa. (LF/MA)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN