السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Jalur SPAN-PTKIN 2026 Dimulai, Ketua STAIN SAR Kepri Ajak Sekolah Segera Isi PDSS

  • 07 Januari 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 343
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Tahapan Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) Tahun 2026 resmi dimulai. Tahap awal seleksi nasional ini ditandai dengan dibukanya pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) yang berlangsung mulai 5 Januari hingga 7 Februari 2026, sebagai prasyarat utama bagi siswa untuk mengikuti jalur seleksi berbasis prestasi tanpa ujian tulis.

Menanggapi dimulainya tahapan tersebut, Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., mengimbau seluruh satuan pendidikan, baik Madrasah Aliyah (MA), Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK), SMA, SMK, maupun sekolah sederajat lainnya, agar segera melakukan registrasi dan pengisian PDSS secara cermat dan tepat waktu.

“Pengisian PDSS merupakan tahap krusial dalam SPAN-PTKIN. Kami mengajak pihak sekolah untuk tidak menunda proses ini agar siswa-siswi berprestasi tidak kehilangan peluang melanjutkan pendidikan tinggi di PTKIN,” ujar Dr. Faisal kepada Humas, Rabu (7/1/2026).

Lebih lanjut, Ketua STAIN SAR Kepri juga mengajak para siswa kelas XII untuk mempersiapkan diri dan menjadikan STAIN SAR Kepri sebagai salah satu pilihan utama melanjutkan studi. Ia menegaskan bahwa STAIN SAR Kepri terus bertransformasi menjadi institusi pendidikan tinggi keagamaan yang kompetitif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“STAIN SAR Kepri saat ini berkembang pesat, baik dari sisi akademik maupun infrastruktur. Pembangunan Gedung Kuliah Terpadu yang tengah berlangsung pada tahun 2025 menjadi bukti komitmen kami dalam meningkatkan kualitas fasilitas pembelajaran,” ungkapnya.

Menurut Dr. Faisal, STAIN SAR Kepri juga telah meraih status akreditasi institusi Baik Sekali, yang mencerminkan tata kelola akademik dan kelembagaan yang semakin profesional. Selain itu, pilihan program studi yang ditawarkan semakin beragam dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, tidak hanya terbatas pada bidang keagamaan, tetapi juga mencakup ilmu-ilmu sosial, ekonomi, dan pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman.


“Keunggulan utama STAIN SAR Kepri terletak pada sistem pembelajaran integratif yang menggabungkan penguatan keilmuan dengan pendalaman nilai-nilai keislaman. Hal ini menjadi bekal penting bagi lulusan untuk berkiprah di tengah masyarakat yang terus berubah,” jelasnya.

Pada PMB PTKIN Tahun 2026, STAIN SAR Kepri membuka 11 program studi S-1 yang seluruhnya telah terakreditasi, yaitu:

  1. Manajemen Pendidikan Islam (Baik Sekali)
  2. Pendidikan Agama Islam (Baik Sekali)
  3. Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (Baik Sekali)
  4. Hukum Keluarga Islam (Baik Sekali)
  5. Pendidikan Islam Anak Usia Dini (Baik)
  6. Tadris Bahasa Inggris (Baik)
  7. Pendidikan Bahasa Arab (Baik)
  8. Akuntansi Syariah (Baik)
  9. Manajemen Bisnis Syariah (Baik)
  10. Hukum Ekonomi Syariah (Baik)
  11. Komunikasi dan Penyiaran Islam (Baik)

Berdasarkan jadwal resmi panitia nasional, setelah masa pendaftaran PDSS berakhir pada 7 Februari 2026, tahapan akan dilanjutkan dengan proses pengisian, verifikasi, dan finalisasi data hingga 9 Februari 2026. Seluruh proses PDSS dilakukan oleh pihak sekolah melalui laman resmi https://pdss.ptkin.ac.id/. Sekolah dianjurkan menggunakan aplikasi E-Rapor untuk mengunggah nilai siswa dari semester satu hingga semester lima bagi siswa kelas XII.

Adapun pendaftaran SPAN-PTKIN oleh siswa dijadwalkan berlangsung pada 11–28 Februari 2026, dengan pengumuman hasil seleksi nasional pada 7 April 2026.

Dengan dimulainya rangkaian SPAN-PTKIN 2026, STAIN SAR Kepri optimistis dapat menjaring calon mahasiswa unggul yang berprestasi secara akademik, berkarakter Islami, serta siap berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pembangunan masyarakat. (LF)