السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

STAIN SAR Kepri Tegaskan Kesiapan Sukseskan SPAN-PTKIN 2026, Pengisian PDSS Dibuka hingga 7 Februari

  • 06 Januari 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 391
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Proses Pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) untuk Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) Tahun 2026 resmi dibuka mulai 5 Januari hingga 7 Februari 2026. Tahapan ini menjadi langkah awal yang wajib diikuti oleh satuan pendidikan dalam rangka mendaftarkan siswa-siswi terbaiknya melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) 2026. Seluruh proses dilakukan secara daring dengan mengklik tautan: https://pdss.ptkin.ac.id/web/site/login.

SPAN-PTKIN merupakan pola seleksi nasional berbasis prestasi akademik tanpa ujian tulis yang diikuti oleh Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) di seluruh Indonesia. Seluruh rangkaian proses seleksi dilaksanakan secara daring melalui sistem resmi pengisian PDSS yang telah disediakan oleh panitia nasional.

Ketua Panitia PMB PTKIN 2026, Abd. Aziz, menegaskan pentingnya ketelitian dan ketepatan waktu dalam pengisian PDSS oleh pihak sekolah. Ia mengimbau agar kepala madrasah, kepala sekolah, serta operator tidak menunda proses penginputan data hingga mendekati batas akhir.

“Validitas data prestasi akademik siswa menjadi faktor utama dalam proses seleksi SPAN-PTKIN. Oleh karena itu, nilai rapor dan data pendukung harus diinput secara jujur, lengkap, dan akurat agar tidak merugikan hak siswa di kemudian hari,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar siswa kelas XII bersikap proaktif dengan memastikan pihak sekolah telah mendaftarkan dan menginput data PDSS secara benar dan tepat waktu.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Amin Suyitno, menyampaikan bahwa sistem PDSS SPAN-PTKIN 2026 telah disempurnakan guna meningkatkan kualitas layanan dan aksesibilitas bagi satuan pendidikan dan peserta didik.

“SPAN-PTKIN 2026 merupakan wujud komitmen Kementerian Agama dalam menyediakan akses pendidikan tinggi keagamaan Islam yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan. Sistem PDSS tahun ini telah dioptimalkan untuk meminimalkan kendala teknis, sekaligus memastikan proses seleksi berjalan transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Berdasarkan jadwal resmi, pendaftaran PDSS SPAN-PTKIN 2026 dibuka dari 5 Januari hingga 7 Februari 2026, sementara proses pengisian, verifikasi, dan finalisasi PDSS akan berlangsung hingga 9 Februari 2026. Pengisian PDSS dilakukan sepenuhnya oleh satuan pendidikan, meliputi MA/MAK, SMA, SMK, PDF, PKPPS, Satuan Pendidikan Muadalah Mu’allimin, Muadalah Salafiyah, serta satuan pendidikan sederajat yang memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).

Menanggapi pembukaan tahapan tersebut, Ketua STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., menyatakan kesiapan penuh institusinya dalam menyukseskan PMB PTKIN 2026. Ia menegaskan bahwa jalur SPAN-PTKIN merupakan kesempatan strategis bagi siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi keagamaan Islam.

“STAIN SAR Kepri siap mendukung dan menyukseskan seluruh tahapan PMB PTKIN 2026. Kami mengajak kepala sekolah, madrasah, operator, serta para siswa untuk memanfaatkan jalur SPAN-PTKIN secara optimal sebagai pintu masuk ke perguruan tinggi keagamaan Islam yang unggul dan berdaya saing,” ungkapnya.

Informasi lengkap terkait pendaftaran mahasiswa baru STAIN SAR Kepri dapat diakses melalui laman resmi https://pmb.stainkepri.ac.id. Dengan dibukanya pengisian PDSS SPAN-PTKIN 2026, diharapkan seluruh satuan pendidikan dan peserta didik dapat mempersiapkan data secara cermat dan tepat waktu, sehingga proses seleksi berjalan lancar, adil, dan berintegritas bagi calon mahasiswa PTKIN di seluruh Indonesia. (LF)