السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Jakarta, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag, menghadiri kegiatan Launching Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Jalur SPAN–UM Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Vertu Harmoni, Jakarta, Senin (22/12).
Launching nasional ini secara resmi menandai dimulainya seluruh tahapan seleksi PMB PTKIN Tahun 2026 dan dihadiri oleh jajaran pimpinan PTKIN se-Indonesia.
PMB PTKIN Tahun 2026 mengusung tema besar “Pendidikan Islam Ramah Difabel”, sebagai bentuk komitmen Kementerian Agama dan seluruh PTKIN dalam menghadirkan layanan pendidikan tinggi keagamaan Islam yang inklusif, adil, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., dalam sambutannya menegaskan bahwa PTKIN harus menjadi institusi pendidikan yang terbuka dan memberikan akses seluas-luasnya bagi semua anak bangsa tanpa diskriminasi. Menurutnya, keadilan dalam pendidikan merupakan implementasi nyata dari nilai-nilai ajaran Islam.
“PTKIN bukan hanya milik mereka yang berprestasi secara akademik, tetapi milik seluruh anak bangsa tanpa terkecuali. Tidak boleh ada calon mahasiswa yang terhambat mimpinya hanya karena keterbatasan fisik. Semangat inklusivitas ini adalah manifestasi dari nilai-nilai Islam yang memanusiakan manusia,” tegas Menag.

Menanggapi hal tersebut, Ketua STAIN Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag, menyampaikan dukungannya terhadap kebijakan PMB PTKIN 2026 yang mengedepankan prinsip inklusivitas. Ia menegaskan bahwa STAIN Kepri siap mendukung dan mengimplementasikan kebijakan Kementerian Agama dalam memberikan akses pendidikan tinggi keagamaan Islam yang ramah bagi seluruh kalangan.
“Tema Pendidikan Islam Ramah Difabel ini menjadi penguatan arah transformasi PTKIN, termasuk STAIN Kepri, untuk terus berbenah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif, humanis, dan berkeadilan. Ini sejalan dengan visi PTKIN sebagai pusat pengembangan keilmuan dan peradaban Islam yang moderat,” ujar Faisal.
Selain peluncuran PMB, kegiatan ini juga menjadi momentum strategis untuk melakukan evaluasi dan penguatan arah kebijakan pendidikan tinggi keagamaan Islam, mulai dari integrasi keilmuan antara ilmu agama dan ilmu umum, evaluasi program studi, pemerataan akses pendidikan tinggi, hingga peningkatan kualitas lulusan agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional.
Dengan keikutsertaan aktif dalam kegiatan nasional ini, STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menegaskan komitmennya untuk terus berperan dalam penguatan mutu dan akses pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia, khususnya di wilayah Kepulauan Riau. (Gby/LF)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN