السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Toreh Prestasi Internasional, Mahasiswa TBI STAIN SAR Kepri Raih Runner Up pada Ajang TICAE 2025

  • 16 Desember 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 236
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau pada ajang The 3rd Teknokrat International Competition on Arts and Education (TICAE) 2025 yang diselenggarakan oleh Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan Universitas Teknokrat Indonesia. Dalam kompetisi internasional tersebut, Anggun Salsabilla bersama tim berhasil meraih predikat Runner Up pada kategori Line Dance International Competition 2025.

TICAE 2025 merupakan ajang kompetisi internasional yang dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh peserta dari berbagai negara. Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan kreativitas, karakter, serta kompetensi global mahasiswa, sejalan dengan tuntutan pendidikan di era globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi. Mengusung tema “Where Passion Meets Movement”, kategori Line Dance menekankan pada ekspresi seni, kekompakan tim, kebugaran jasmani, serta interaksi lintas budaya.

Selain mengikuti kategori Line Dance, mahasiswa Tadris Bahasa Inggris STAIN SAR Kepri juga berpartisipasi aktif dalam berbagai cabang lomba lainnya, seperti Story Telling, Cover Song, Poster Design, Newscasting, dan Speech. Partisipasi ini menunjukkan komitmen mahasiswa dalam mengembangkan potensi akademik dan nonakademik secara seimbang di tingkat internasional.

Secara keseluruhan, TICAE 2025 menghadirkan beragam kompetisi akademik dan nonakademik, di antaranya Microteaching (Mathematics, English Education, dan Physical Education), Line Dance, Story Telling, Cover Song, Poster Design, Newscasting, Speech, SDGs Presentation, serta Statistic Infographic. Melalui kompetisi ini, peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi juga saling bertukar ide, budaya, dan inovasi dalam konteks global.


Ketua Program Studi Tadris Bahasa Inggris STAIN SAR Kepri, Taqiyuddin, M.Pd menyampaikan apresiasi yang tinggi atas capaian mahasiswa dalam ajang internasional tersebut. Ia menilai prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa STAIN SAR Kepri memiliki daya saing global serta mampu menampilkan kreativitas, kepercayaan diri, dan kemampuan komunikasi lintas budaya.

“Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya pada Selasa (16/12/2025).

Keberhasilan mahasiswa Tadris Bahasa Inggris STAIN SAR Kepri dalam TICAE 2025 ini sekaligus menegaskan komitmen institusi dalam mendukung pengembangan soft skills, kompetensi global, serta integrasi seni, pendidikan, dan karakter dalam proses pembelajaran. (LF)