السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau pada ajang The 3rd Teknokrat International Competition on Arts and Education (TICAE) 2025 yang diselenggarakan oleh Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan Universitas Teknokrat Indonesia. Dalam kompetisi internasional tersebut, Anggun Salsabilla bersama tim berhasil meraih predikat Runner Up pada kategori Line Dance International Competition 2025.
TICAE
2025 merupakan ajang kompetisi internasional yang dilaksanakan secara daring
dan diikuti oleh peserta dari berbagai negara. Kegiatan ini menjadi wadah
pengembangan kreativitas, karakter, serta kompetensi global mahasiswa, sejalan
dengan tuntutan pendidikan di era globalisasi dan pesatnya perkembangan
teknologi. Mengusung tema “Where Passion Meets Movement”, kategori Line
Dance menekankan pada ekspresi seni, kekompakan tim, kebugaran jasmani,
serta interaksi lintas budaya.
Selain
mengikuti kategori Line Dance, mahasiswa Tadris Bahasa Inggris STAIN SAR Kepri
juga berpartisipasi aktif dalam berbagai cabang lomba lainnya, seperti Story
Telling, Cover Song, Poster Design, Newscasting, dan Speech. Partisipasi
ini menunjukkan komitmen mahasiswa dalam mengembangkan potensi akademik dan
nonakademik secara seimbang di tingkat internasional.
Secara keseluruhan, TICAE 2025 menghadirkan beragam kompetisi akademik dan nonakademik, di antaranya Microteaching (Mathematics, English Education, dan Physical Education), Line Dance, Story Telling, Cover Song, Poster Design, Newscasting, Speech, SDGs Presentation, serta Statistic Infographic. Melalui kompetisi ini, peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi juga saling bertukar ide, budaya, dan inovasi dalam konteks global.


Ketua
Program Studi Tadris Bahasa Inggris STAIN SAR Kepri, Taqiyuddin, M.Pd menyampaikan
apresiasi yang tinggi atas capaian mahasiswa dalam ajang internasional
tersebut. Ia menilai prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa STAIN SAR Kepri
memiliki daya saing global serta mampu menampilkan kreativitas, kepercayaan
diri, dan kemampuan komunikasi lintas budaya.
“Prestasi
ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus
mengembangkan potensi diri dan berani berkompetisi di tingkat nasional maupun
internasional,” ungkapnya pada Selasa (16/12/2025).
Keberhasilan
mahasiswa Tadris Bahasa Inggris STAIN SAR Kepri dalam TICAE 2025 ini sekaligus
menegaskan komitmen institusi dalam mendukung pengembangan soft skills,
kompetensi global, serta integrasi seni, pendidikan, dan karakter dalam proses
pembelajaran. (LF)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN