السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Pengudang’s Seafood Festival ke-8 Tahun 2025 kembali digelar di Pantai Batumpang Pengudang pada Sabtu, 29 November 2025. Festival yang telah menjadi agenda tahunan Desa Pengudang ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Mhd. Abror, M.Ag., yang hadir mewakili Ketua STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau.
Turut
hadir Bupati Bintan, Kajari Bintan, Kapolres Bintan, perwakilan UMRA, STISIPOL Tanjungpinang,
Dinas Pariwisata Bintan, Camat Teluk Sebung, Kepala Desa Pengudang, serta tokoh
masyarakat lainnya.
Kepala Desa dan Bupati Bintan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk STAIN Kepri, atas kontribusi dan kehadirannya dalam festival yang telah memasuki tahun penyelenggaraan kedelapan ini. Pengudang’s Seafood Festival diselenggarakan sebagai bentuk pelestarian budaya pesisir sekaligus ajang pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui beragam kegiatan, di antaranya bazar produk UMKM, lomba masakan laut, permainan rakyat, lomba inovasi dan kreasi desa, serta panggung seni. Mahasiswa STAIN Kepri juga turut berpartisipasi sebagai peserta pada lomba masakan laut, menegaskan komitmen kampus dalam mendukung pengembangan potensi kuliner dan budaya lokal.


Bupati
Bintan Roby Kurniawan, S.P.W.K., dalam keterangannya menyampaikan apresiasi
atas terselenggaranya festival yang dinilai mampu meningkatkan identitas budaya
maritim Pengudang serta memberdayakan masyarakat melalui sektor pariwisata dan
UMKM. Ia juga mengapresiasi kontribusi STAIN Kepri yang dinilai turut
memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan pembangunan daerah. Menurutnya,
keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan masyarakat seperti festival ini menjadi
wujud nyata kolaborasi dalam mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat.
Sementara
itu, Ketua STAIN SAR Kepri melalui perwakilannya, Mhd. Abror, M.Ag.,
menyampaikan apresiasi kepada Bupati Bintan, Kepala Desa Pengudang, serta
seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan
tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran STAIN Kepri dalam festival ini
merupakan wujud komitmen institusi dalam membangun hubungan harmonis antara
pendidikan tinggi dan masyarakat, sekaligus mendukung pengembangan potensi
lokal di Kabupaten Bintan.
“Keterlibatan mahasiswa dalam festival ini tidak hanya memberikan pengalaman empiris, tetapi juga membuka ruang kolaborasi strategis bagi pengembangan kreativitas dan inovasi generasi muda,” jelasnya.


Festival
ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan bagi masyarakat Pengudang dan
Kabupaten Bintan secara umum. Pertama, kegiatan ini diharapkan memperkuat
ekonomi pesisir melalui promosi produk UMKM lokal sehingga mampu meningkatkan
kesejahteraan masyarakat. Kedua, festival ini menjadi wadah pelestarian budaya
kuliner dan tradisi maritim Pengudang yang memiliki nilai historis dan
identitas kuat di Kepulauan Riau. Ketiga, melalui sinergi berkelanjutan antara
pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan masyarakat, ajang ini diharapkan
dapat mendorong kreativitas generasi muda serta meningkatkan kualitas
pariwisata berbasis kearifan lokal.
Pengudang’s
Seafood Festival ke-8 Tahun 2025 tidak hanya berhasil memeriahkan ruang
kebudayaan pesisir, tetapi juga memperkuat kolaborasi multipihak dalam
menggerakkan pembangunan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat Bintan. (LF/Abror)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN