السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

STAIN SAR Kepri dan UTHM Malaysia Perkuat Kerja Sama Akademik dan Pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi

  • 10 November 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 232
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., didampingi Ketua Unit Studi Melayu, Romi Aqmal, M.Si., menerima kunjungan kehormatan dari perwakilan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) pada Senin (10/11/2025) di ruang kerja Ketua STAIN SAR Kepri.

Rombongan UTHM dipimpin oleh Dr. Siti Marpuah, Senior Lecturer Jabatan Pengajian Islam, Pusat Pengajian Umum dan Kokurikulum (PPUK) UTHM, beserta jajaran akademisi dari Malaysia. Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda tindak lanjut penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua lembaga yang telah disepakati sebelumnya.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. Muhammad Faisal, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kunjungan tersebut sebagai bentuk komitmen bersama dalam mempererat jejaring akademik lintas negara. Beliau menegaskan bahwa kerja sama internasional merupakan langkah strategis untuk memperluas cakrawala keilmuan dan memperkuat daya saing perguruan tinggi Islam di kawasan perbatasan.


“Kehadiran UTHM Malaysia tentu menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antarperguruan tinggi, khususnya di bidang pendidikan Islam dan kajian kemelayuan. Kami berharap sinergi ini dapat melahirkan kolaborasi riset, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta penerbitan ilmiah yang bermanfaat bagi kedua institusi,” ungkap Dr. Faisal.

Sementara itu, perwakilan UTHM, Abdul Hamid, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk menyerahkan dokumen MoU yang telah ditandatangani oleh kedua pihak. Ia juga memaparkan tiga fokus utama kerja sama UTHM yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penyelidikan dan penerbitan ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat.

“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi berlanjut pada implementasi nyata di bidang akademik dan sosial. UTHM berkomitmen untuk terus membuka peluang kolaborasi dengan STAIN SAR Kepri, baik dalam bentuk riset bersama, pertukaran pelajar, maupun program pengembangan dosen,” ujarnya.


Abdul Hamid juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh pihak STAIN SAR Kepri, sekaligus menyampaikan harapan agar kemitraan ini dapat menjadi inspirasi bagi para dosen dan mahasiswa untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian.

Dalam kesempatan tersebut, pihak UTHM turut menyerahkan cenderamata simbolik sebagai tanda persahabatan dan komitmen berkelanjutan antara kedua lembaga.

Kegiatan ini menandai langkah penting dalam upaya STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau untuk memperluas kerja sama internasional, memperkuat eksistensi akademik di kancah global, serta mengukuhkan jati diri kampus sebagai Pusat Kajian Islam dan Budaya Melayu di wilayah perbatasan Nusantara. (LF)