السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dalam rangka menyongsong proses akreditasi program studi berbasis Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA), Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melalui Pusat Penjaminan Mutu (P2M) mengadakan kegiatan Pelatihan Penyusunan Dokumen Akreditasi LAMEMBA pada Senin, 23 Juni 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Dosen Gedung Kuliah Terpadu STAIN Kepri dan diikuti oleh dosen Prodi Manajemen Bisnis Syariah (MBS) dan Akuntansi Syariah (AKS) serta beberapa perwakilan dari perguruan tinggi mitra.
Hadir
sebagai narasumber utama, Yusuf Nalim, S.Si., M.Si., trainer dari BEST-Q
Institute, yang telah berpengalaman mendampingi lebih dari 70 perguruan tinggi
di seluruh Indonesia dalam penyusunan dokumen akreditasi LAMEMBA. Pelatihan ini
dirancang untuk berlangsung selama dua hari, dengan fokus pada pemahaman instrumen
terbaru LAMEMBA yang akan digunakan dalam akreditasi perdana Prodi MBS dan AKS
STAIN Kepri.
Kepala
P2M STAIN SAR Kepri, Dr. M. Taufiq, M.E.I., dalam laporannya menyampaikan bahwa
pelatihan ini merupakan bentuk kesiapan lembaga dalam menghadapi perubahan
instrumen akreditasi. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya kedua prodi masih
menggunakan instrumen BAN-PT, namun kini akan bermigrasi ke skema LAMEMBA.
“Akreditasi mendatang akan menjadi yang pertama dengan instrumen LAMEMBA. Oleh karena itu, pelatihan ini sangat penting untuk memberikan pemahaman mendalam kepada tim penyusun borang, agar dapat memenuhi seluruh kriteria dan indikator yang ditetapkan lembaga akreditasi,” ujar Dr. Taufiq.


Wakil Ketua
I STAIN SAR Kepri, Aris Bintania, M.Ag., yang turut hadir dan membuka acara
secara resmi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif P2M dalam menyelenggarakan
kegiatan ini. Ia juga memberikan motivasi kepada para peserta pelatihan agar
aktif dan optimal dalam mengikuti setiap sesi.
“Penyusunan
dokumen akreditasi adalah pekerjaan kolektif yang memerlukan dedikasi,
ketelitian, dan komitmen tinggi. Semoga melalui pelatihan ini, STAIN Kepri
dapat mencapai predikat akreditasi unggul,” tutur Aris.
Kegiatan
ini juga diikuti oleh perwakilan dari seluruh program studi di STAIN SAR Kepri,
sebagai bagian dari pembinaan terpadu menuju akreditasi yang unggul dan
berkelanjutan. Pelatihan ini tidak hanya memperkuat pemahaman teknis, tetapi
juga menjadi forum penguatan budaya mutu dan kolaborasi antardosen. (LF/Gby)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN