السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Yogyakarta, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu - Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi tuan rumah dalam rangka benchmarking yang bertujuan memperkuat kurikulum antara STAIN, IAIN, dan UIN.
Acara yang digelar pada hari Kamis 15 Agustus 2024 dihadiri oleh tokoh penting termasuk Ketua Program Studi dan Sekretaris HES UIN Sunan Kalijaga, Ketua Program Studi IAIN Pontianak, serta dosen dari Program Studi HES STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau.
Dalam kesempatan ini, peserta membahas dan menyampaikan kurikulum masing-masing institusi, dengan fokus pada upaya untuk meningkatkan capaian pembelajaran dan dampaknya terhadap mahasiswa.
Acara ini bertujuan agar setiap institusi dapat menyelaraskan kurikulum mereka dengan capaian pembelajaran yang diharapkan, sehingga memberikan manfaat yang optimal bagi para mahasiswa.
Ratna Susanti, M.H., perwakilan dari Program Studi HES STAIN, menegaskan bahwa kegiatan benchmarking ini sangat penting sebagai acuan bagi Prodi HES STAIN dalam mengimplementasikan capaian pembelajaran dan profil lulusan di masa depan.
"Kami berharap, melalui kegiatan ini, Prodi HES STAIN dapat lebih efektif dalam menyusun kurikulum yang sesuai dengan standar dan kebutuhan pembelajaran," ujarnya.


Sebagai penutup, semua pihak berharap agar kurikulum yang dihasilkan dari benchmarking ini dapat diterapkan secara optimal, guna meningkatkan kualitas pendidikan dan pencapaian lulusan di masing-masing institusi.(Gby)
355 Mahasiswa STAIN Kepri Perkuat Kompetensi Fardhu Kifayah Sebelum Terjun ke Masyarakat
Sinergi STAIN Kepri, Peradi, dan IKADIN Cetak Calon Advokat Berintegritas
PB PMII dan STAIN Kepri Bersinergi, Siapkan Mahasiswa Hadapi Tantangan Zaman
Hasil UM-PTKIN 2026 Diumumkan 30 Juni, Ayo Cek Hasil Kelulusan dan Segera Daftar Ulang