السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Pejabat Administrasi STAIN Kepri Ikuti Assesmen Virtual Kemenag Sulawesi Utara

  • 06 Desember 2022
  • Oleh: HUMAS STAIN KEPRI
  • 1418
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu, Berteraskan Ilmu - Pejabat Administrasi STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau mengikuti Asessmen Jabatan Administrasi di Lingkungan Kanwil Kemenag Prov. Sulawesi Tenggara Tahun 2022 yang dibuka secara virtual oleh Sekjen Kemenag RI yang diwakili Kepala Biro Kepegawaian Kemenag RI, Dr. H. Nurudin, S.Pd.I., M.Si. Senin (5/12/2022).

Pembukaan Asessmen Jabatan Adiministator turut dihadiri secara daring oleh Koordinator bagian Assesmen dan Bina Pegawai pada Biro Kepegawaian Sekjen Kemenag RI, Asro'I dan Tim Penguji Teknis dan Penjamin Mutu pada Bagian Assesmen dan Bina pegawai pada Biro kepegawaian, Hj. Dian Sepalawati.

Dalam pembukaan Asessmen Kepala Biro Kepegawaian Kemenag RI, Dr. H. Nurudin, S.Pd.I., M.Si. mengatakan uji kompetensi merupakan aspek penting dalam tata kelola organisasi pemerintah dan birokrasi yang berujung pada optimalisasi pelayanan organisasi publik. Uji kompetensi tersebut menjadi bagian yang sifatnya mandatori bagi setiap ASN dalam jabatan apapun, dimana berdasarkan amanat UU Aparatur Sipil Negara, bahwa tata kelola birokrasi mengembangkan yang disebut  Meritokrasi dalam beberapa indikatornya menyangkut tentang kualifikasi, kompetensi, kinerja, dan kedisiplinan.

Sebagaimana dalam UU No 11 Tahun 2017 dijelaskan tentang manajemen PNS, salah satu aspeknya bahwa setiap pegawai negeri sipil harus dinilai melalui uji kompetensi. Uji kompetensi ini ada pada 3 area utama yaitu sosial kultural, manajerial, dan kompetensi teknis. 

"Sosial kultural merupakan salah satu aspek penting serta menjadi karakteristik bagi seorang ASN, dimana ASN harus dibekali dan memiliki nilai-nilai yang relevan dengan kebutuhan pembangunan bangsa ini, termasuk didalamnya aspek ideologi. Jadi ASN sebagai alat kelengkapan negara mampu menjadi figur yang kuat dalam mendorong pencapaian tujuan-tujuan organsiasi dan pemerintah dalam  pembangunan," ungkapnya.

"Kompetensi manajerial bahwa setiap ASN dituntut untuk mendorong organisasi dalam mencapai tujuannya secara efektif dan efisien. Gusmen telah memberikan arahan secara jelas bahwa ada 2 area utama yang mesti dilakukan setiap ASN, pertama tata kelola birokrasi, kedua  manajemen pelayanan. Sedangkan pada kompetensi teknik erat kaitannya dengan kemampuan ASN yang seiring sejalan dalam mendorong dan membawa organsisai bisa lebih baik dalam pelayanan teknis," sambungnya. 

Nurudin menyebut Assesmen ini bukan hanya pada ASN yang akan mengisi jabatan saja, tetapi tujuan utama assesmen ialah alat ukur pemetaan kompetensi, rotasi dan mutasi, serta promosi. Oleh karena itu, dirinya berharap kepada seluruh peserta agar bisa melakukan proses assesmen secara maksimal, serta menunjukkan kompetensi yang dimiliki secara optimal sehingga proses-proses dalam pola karir ASN bisa difasilitasi secara maksimal. "Kita semua berharap agar kedepan prosesnya akan dilakukan dengan lebih komprehensif, karena kita tau kebutuhan organisasi pemerintah akan jauh lebih kompleks, maka seluruh ASN dituntut untuk terus mengembangkan kemampuannya," tambah nurudin.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh empat orang pejabat administrasi yakni, Kabag AUAK, H. Imam Subekti, M.Pd.I, Analis Pengelola Keuangan APBN, Martanto, M.Si dan Rika Wahyuni, S.Kom.,M.AB, serta Kasubbag AK, Dvi Afriansyah, S.Pd di ruang rapat STAIN Kepri secara virtual melalui zoom meeting.

Adapun materi yang di uji dalam asessmen tersebut adalah; tes psikometri, case analysis/problem analysis, in tray/inbascet exercise, manajerial, wawancara dan leadership group discussion. (ex)