السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu, Berteraskan Ilmu – STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau meggelar tasyakuran penempatan Gedung Kuliah Terpadu yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun Anggaran 2021, kegiatan tersebut disejalankan dengan doa bersama menyambut bulan suci Ramadan 1443 H pada Kamis (31/3/2022).
Bertempat di Ruang Kuliah Serba Guna Gedung Kuliah Terpadu STAIN Kepri, kegiatan tasyakuran mengundang berbagai lembaga, diantaranya para tokoh pendiri STAIN Kepri, Kejari, KPU Bintan, Bawaslu, Kemenag Bintan, Dishub, Dinas pemberdayaan Wanita, LAM, GP Ansor Bintan, GP Ansor Tanjungpinang, BSI Cabang Tanjungpinang, para dosen, staf dan mahasiswa STAIN Kepri.
.jpg)
Dalam sambutannya, Ketua STAIN Sultan Abdurrahman Kepri Dr. Muhammad Faisal, M.Ag menyampaikan ucapan terimakasih kepada para tamu undangan yang hadir dan menyampaikan rasa syukur atas penempatan Gedung Kuliah Terpadu STAIN Kepri.
“Sesuai visi kampus STAIN Kepri, Unggul, Keislaman, Kemelayuan, hari ini kita sudah menempati gedung baru, gedung ini menjadi salah satu penguatan fisik kampus yaitu keunggulan, keunggulan secara akademik.” Tutur Ketua.
“Gedung ini sengaja didesain tidak hanya untuk ruang kuliah saja akan tetapi juga ada ruang dosen, ruang rapat, ruang kelas internasional dan kedepan Gedung Baru ini akan diresmikan oleh Menteri Agama yang masih menyesuaikan jadwal Menag.” Tambahnya.
Lebih lanjut Faisal menegaskan sesuai visi kedua Keislaman, yakni pengembangan kompetensi keagamaan, Ia memohon doa dan dukungan dari civitas akademika dan seluruh yang hadir, tahun 2023 STAIN Kepri sedang pengajuan pembangunan laboratorium Gedung Kompetensi Keagamaan bagi civitas akademika, nantinya akan ada laboratorium keagamaan, moderasi agama, dan sebagainya.
“Saya yakin dan percaya kita semua yang hadir pada hari ini punya niat yang sama untuk memajukan perguruan tinggi kita, mudah-mudahan cita-cita para pendiri, cita-cita kita semua untuk memajukan Perguruan Tinggi Islam di bumi melayu Kepulauan Riau bisa tercapai.” Ujar Ketua.
“Menghadapi bulan Ramadan 1443 H kita sama-sama membersihkan diri menyucikan hati kita, mudah-mudahan ibadah puasa kita diterima oleh Allah SWT.” Tutup Ketua.
.jpg)
Salah satu tokoh pendiri STAIN Kepri, Drs. H. Marwin Jamal, M.Ag dalam sambutannya menyebutkan bahwa pengalaman merupakan guru besar yang harus menjadi pelajaran untuk semua.
“Saya hanya melanjutkan perjuangan bapak H. Razali Jaya dan kita patut bersyukur kepada beliau karena sudah memperjuangkan STAIN Kepri yang sebelumnya swasta menjadi kampus negeri. Mari kita sama-sama mendoakan agar kampus STAIN ini segera berubah statusnya menjadi IAIN.” Ujar Marwin Jamal didepan para tamu undangan. (luluk)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN