السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Bertajuk “The Contestation of Neo-Salafi and Progressive Muslims”, Pusat Moderasi Beragama STAIN Kepri Sukses Gelar Webinar Internasional

  • 23 Maret 2022
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 1424
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu, Berteraskan Ilmu Pusat Moderasi Beragama Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menggelar Webinar Internasional melalui Zoom Meeting pada Rabu (23/3/2022).

Mengangkat tema “The Contestation of Neo-Salafi and Progressive Muslims”, Webinar ini menghadirkan 2 narasumber yakni Adis Duderija, ph.D selaku Penulis dan Dosen pada Griffith University, Australia dan Abdul Malik Al Munir, M.Hum selaku kandidat Doktor dan dosen pada STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau.

Adis Duderija menjelaskan bahwa Neo-tradisional salafi adalah gerakan yang lahir di era kontemporer dari tradisi atau hadis atau segenap pemikirian berbasis hadis shahih dengan menanggalkan akal dan konteks dalam proses pemahamaman Al-Qur’an.

“Ciri-cirinya adalah punya komitmen, cita-cita dan praktek terhadap keadilan sosial, gender dan martabat yang melekat pada setiap manusia sebagai pembawa spirit Tuhan. Dalam mendekati keilmuan Islam klasik dengan ragam pendekatan. Terinspirasi dari teologi pembebasan dan humanisme.” Tutur Adis.

Lebih lanjut Adis juga menjelaskan Progresif Muslim adalah memahami Al-Qur’an dan Hadis tidak hanya sekedar text tapi juga kepada kontekstual, keterkaitan organik antara bahasa, makna, budaya, dan sejarah, pendekatan sistematis, tematis-holistik dan induktif, Pendekatan nilai etika religious, pendekatan berbasis maqasid, pendekatan hermeneutika, asumsi epistemologis dan metodologis.

Abdul Malik Al Munir, M.Hum selaku pembicara kedua membedah tulisan Adis Duderija dengan judul “Constructing Normative ‘Believer’ and ‘Muslim Woman’ Concepts: Identifying, Comparing and Contrasting Neo-Traditional Salafi and Progressive Muslim Methods of Interpretation (Manahij).”

Ketua Pusat Moderasi Beragama STAIN Kepri Zulfa Hudiyani, MA menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah terlibat sehingga kegiatan webinar internasioanal berjalan dengan lancar dan sukses.

Kegiatan Webinar Internasional ini diikuti oleh lebih dari 100 peserta dan disiarkan secara langsung melalui Live Streaming Youtube STAIN Kepri. (luluk)