السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu, Berteraskan Ilmu – Satuan Pengawas Internal (SPI) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menggelar Seminar Manajemen Resiko Perguruan Tinggi bertempat di Auditorium Razali Jaya pada Kamis (18/11/2021).
Ketua STAIN Sultan Abdurrahman Kepuluan Riau Dr. Muhammad Faisal, M.Ag dalam sambutannya menyebutkan bahwa segala sesuatu yang kita lakukan semuanya ada resikonya.

“Resiko merupakan segala sesuatu yang mungkin terjadi dan kita tidak bisa menghindarinya karena semua hal yang kita lakukan memiliki resiko, baik resiko dalam bentuk positif maupun negatif.” Ujar Ketua.
Narasumber pada seminar tersebut adalah Dr. Farid Ma’ruf dari Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemenag RI.
“Apakah selamanya resiko itu negatif, mengapa resiko itu terjadi, resiko tergantung persepsi.” Ucap Farid mengawali materinya.

Farid menjelaskan berbahagialah walaupun belum sukses, sukses berbanding lurus dengan penghargaan, semakin kita menghadapi resiko semakin besar penghargaan yang kita dapatkan.
“Budaya organisasi dan budaya individu juga sangat berkaitan erat, ketika organisasi sudah berjalan dengan baik maka yang berperan adalah budaya organisasi. Tidak ada bawahan yang bodoh atau tidak berkompeten, yang ada adalah atasan yang belum mampu memanajemen kepemimpinannya dengan baik.” Ungkap Farid.
Farid juga menekankan bahwa Perguruan Tinggi harus memiliki SOP yang handal untuk keberlangsungan instansi. Sebagai contoh, seorang pegawai baru masuk ke kantor, jika ada SOP yang handal maka pegawai tersebut bisa memahami manajemen organisasi melalui SOP tersebut.
“Proses bisnis dalam sebuah instansi juga harus dibuat sedemikian rupa. Unsur utama dalam menjalankan sebuah roda organisasi adalah diri kita sendiri. Jika kita paham proses bisnis dan peta resiko kita bisa melangkah dengan baik. Lantas, kapan resiko tersebut terjadi? resiko akan muncul setiap saat ketika kita ingin melakukan sesuatu.” Tegas Faris.
“Ecpect the unecpected, kepada siapa resiko ini dibebankan atau terjadi? resiko akan menimpa kepada kita ketika kita akan menerima amanah.” Tutupnya.
.jpg)
Diakhir acara, Kepala SPI STAIN SAR Kepri Sella Kurnia Sari, M.Sc menyampaikan harapannya pada pelaksanaan kegiatan Seminar Manajemen Resiko Perguruan Tinggi.
“Saya berharap setelah pelaksanaan kegiatan Seminar Manajemen Resiko Perguruan Tinggi ini diharapkan nantinya peserta seminar yang terdiri dari mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan mampu mengidentifikasi, melakukan pencegahan dan mengatasi resiko-resiko yang dihadapi dalam organisasi khususnya di STAIN Sultan Abdurrahman Kepri.” Pungkasnya. (luluk)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN