السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Upaya memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan masyarakat berbasis kearifan lokal terus dilakukan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau. Melalui Unit Studi Melayu, STAIN SAR Kepri menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Kondisi Sosial Masyarakat Melayu di Kepulauan Riau” di Ruang Labor Khazanah Melayu STAIN SAR Kepri pada Selasa (23/6/2026).
FGD Bedah Kondisi Sosial Masyarakat Melayu, STAIN SAR Kepri Dorong Riset Berdampak dan Transformasi Pembangunan Berbasis Kemaritiman
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau diprakarsai oleh Badan Pengelola yang dibentuk Gubernur Kepulauan Riau dengan SK. No. 193 Tahun 2009 sebagai langkah awal terbentuknya Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) di Provinsi Kepulauan Riau dan berdiri berdasarkan SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam No. Dj.I/454/2010 tanggal 20 Juli 2010.
Selengkapnya