السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Memasuki periode kepemimpinan baru, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau meneguhkan komitmen memperkuat tata kelola kelembagaan melalui pelantikan pejabat struktur organisasi periode 2026–2030 di Auditorium Razali Jaya, Rabu (2/9/2026).
Pelantikan
tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh perangkat organisasi
siap menjalankan tugas dan fungsi masing-masing sekaligus mendukung agenda
pengembangan STAIN SAR Kepri. Sejumlah pejabat yang dilantik meliputi ketua
program studi, Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M),
Kepala Pusat Penjaminan Mutu (P2M), Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI),
kepala unit, sekretaris program studi, kepala laboratorium, serta sejumlah
unsur struktural lainnya.
Prosesi
pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua STAIN SAR Kepri, Prof. Dr. Azni, M.Ag.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni
administratif, melainkan momentum untuk menggerakkan seluruh unsur kelembagaan
dalam menjalankan agenda institusi secara terarah dan kolaboratif.
“Alhamdulillah,
hari ini seluruh perangkat organisasi telah dilengkapi. Mulai dari pimpinan,
program studi, unit-unit kerja, hingga laboratorium, semuanya harus bergerak
bersama sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” tegas Prof. Azni.
Ia menyampaikan bahwa jajaran yang baru dilantik perlu segera mempersiapkan pelaksanaan berbagai program kerja, terutama dalam menyambut aktivitas pembelajaran yang akan berlangsung pada periode akademik berikutnya. Menurutnya, efektivitas organisasi sangat ditentukan oleh kemampuan setiap unsur dalam menerjemahkan tugas dan fungsi menjadi kinerja yang nyata.


Prof.
Azni juga menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program kerja pada masa
awal kepemimpinan. Ia mengajak seluruh pejabat yang dilantik menjadikan 100
hari pertama sebagai momentum untuk memperkuat koordinasi, mengevaluasi
program, serta menghadirkan capaian yang dapat dirasakan mahasiswa dan
masyarakat.
“Target
kita adalah memberikan nilai terbaik di mata mahasiswa, masyarakat, dan seluruh
pemangku kepentingan. Karena itu, mari kita bergerak bersama, memperkuat
program-program yang telah disusun, dan memastikan setiap amanah dapat
dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Lebih
lanjut, ia mengingatkan bahwa jabatan struktural merupakan tugas tambahan
sekaligus amanah negara yang harus dijalankan secara profesional. Setiap
pejabat dituntut memahami tugas pokok dan fungsi serta memberikan pelayanan
yang optimal kepada mahasiswa maupun civitas academica.
“Jabatan
ini adalah amanah. Meskipun merupakan tugas tambahan, tanggung jawabnya harus
dilaksanakan sesuai tugas dan fungsi yang telah ditetapkan. Kita harus
memberikan pelayanan yang prima kepada mahasiswa dan kepada seluruh civitas
academica,” katanya.
Dalam
arahannya, Prof. Azni juga menegaskan bahwa penguatan tata kelola menjadi salah
satu instrumen penting untuk mempercepat transformasi kelembagaan STAIN SAR
Kepri. Ia mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk menyatukan langkah dan
mengesampingkan berbagai kepentingan personal demi tercapainya cita-cita
institusi.
Menurutnya, transformasi kelembagaan menuju institut merupakan agenda strategis yang membutuhkan kerja kolektif. Karena itu, seluruh unsur organisasi harus memiliki visi yang sama, membangun komunikasi yang efektif, dan bekerja dalam satu arah.

“Tidak
ada keberhasilan yang lahir dari kerja sendiri-sendiri. Kita harus satu kata,
satu komando, dan satu visi. Semua kemampuan yang kita miliki harus kita
kerahkan untuk mewujudkan cita-cita bersama, yaitu mempercepat perubahan status
kelembagaan STAIN SAR Kepri,” ungkapnya.
Ia
berharap para pejabat yang dilantik dapat menjadi penggerak perubahan di
lingkungan kerja masing-masing. Kepemimpinan pada setiap unit, menurutnya,
harus mampu menciptakan budaya kerja yang profesional, responsif, kolaboratif,
dan berorientasi pada mutu layanan.
Pelantikan
struktur organisasi periode 2026–2030 tersebut sekaligus menandai dimulainya
fase baru penguatan kelembagaan STAIN SAR Kepri. Dengan dukungan seluruh unsur
pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan perangkat organisasi, institusi
diharapkan mampu mempercepat pencapaian berbagai target strategis.
Momentum
tersebut bukan sekadar tentang bertambahnya struktur dan pejabat baru,
melainkan tentang hadirnya amanah untuk bekerja, melayani, dan memberikan
kontribusi terbaik bagi kemajuan perguruan tinggi. Dari kesatuan visi dan
soliditas organisasi, STAIN SAR Kepri diharapkan semakin siap melangkah menuju
transformasi kelembagaan dan menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang unggul
serta berdampak bagi masyarakat Kepulauan Riau. (LF)
Menembus Level Nasional, Mahasiswa HES STAIN SAR Kepri Lolos Magang di Kementerian Keuangan RI
UKM Pencak Silat STAIN Kepri Tampilkan Atraksi Memukau pada Pembukaan PBAK 2026
DWP STAIN Kepri Hadirkan Stan Bazar PBAK 2026 sebagai Implementasi Program Kerja Bidang Ekonomi