السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Melalui Gerakan Menanam, Mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri Dorong Ketahanan Pangan dan Pelestarian Lingkungan di Desa Kelong

  • 02 Agustus 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 181
Kegiatan Mahasiswa

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Komitmen membangun masyarakat yang berdaya sekaligus peduli terhadap kelestarian lingkungan terus diwujudkan oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau. Melalui program pembagian bibit tanaman produktif, mahasiswa KKN mengajak masyarakat Desa Kelong, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, untuk bersama-sama memperkuat penghijauan sekaligus mendukung ketahanan pangan berbasis keluarga, Minggu (3/8/2026).

Program tersebut merupakan bagian dari implementasi pengabdian kepada masyarakat yang mengintegrasikan nilai kepedulian lingkungan dengan pemberdayaan masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berupaya menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memanfaatkan lahan pekarangan sebagai ruang produktif yang memberikan manfaat ekologis maupun ekonomi.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa membagikan berbagai bibit tanaman produktif kepada masyarakat, di antaranya bibit matoa, alpukat, sirsak, dan jengkol. Jenis tanaman tersebut dipilih karena memiliki daya adaptasi yang baik terhadap lingkungan setempat, bernilai ekonomi, serta berpotensi mendukung ketersediaan pangan keluarga dalam jangka panjang.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal kegiatan. Warga Desa Kelong menyambut positif program pembagian bibit yang dinilai tidak hanya memberikan manfaat langsung, tetapi juga mendorong tumbuhnya budaya menanam sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Selain membagikan bibit, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi mengenai teknik penanaman dan perawatan dasar tanaman. Masyarakat diajak memahami pentingnya penghijauan sebagai salah satu upaya menjaga keseimbangan ekosistem, meningkatkan kualitas udara, mengurangi dampak perubahan iklim, serta memperkuat ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan pekarangan.

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara mandiri oleh mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri, mulai dari pengadaan bibit, pendataan calon penerima, hingga proses pendistribusian kepada masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian mahasiswa dalam menghadirkan program pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Perwakilan mahasiswa KKN menyampaikan bahwa program pembagian bibit tidak hanya bertujuan menghijaukan lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa setiap pohon yang ditanam merupakan investasi bagi masa depan.

"Kami berharap bibit yang dibagikan tidak sekadar ditanam, tetapi juga dirawat hingga tumbuh dan memberikan manfaat bagi keluarga maupun lingkungan. Dari langkah sederhana menanam pohon, tumbuh harapan untuk menciptakan desa yang lebih hijau, mandiri, dan memiliki ketahanan pangan yang semakin kuat," tuturnya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri berharap semangat menjaga lingkungan dan budaya menanam dapat terus berkembang di tengah masyarakat. Sinergi antara mahasiswa dan warga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan desa sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat di masa mendatang. (LF/KKN Bintan Kelong)