السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dalam upaya meningkatkan kompetensi berbahasa asing serta memperluas ruang pengembangan bakat generasi muda, English Education Student Association (EESA) Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau menyelenggarakan Language Festival 2026 yang berlangsung pada 11 Mei hingga 6 Juni 2026 di Kampus STAIN SAR Kepri.
Kegiatan
ini menjadi ajang kompetisi akademik yang melibatkan peserta dari tingkat
SMA/MA sederajat se-Provinsi Kepulauan Riau, dengan dihadiri oleh dewan juri,
guru pendamping, panitia pelaksana, serta tamu undangan.
Language
Festival 2026 diselenggarakan sebagai bentuk komitmen dalam
mendukung peningkatan kemampuan berbahasa Inggris generasi muda, menumbuhkan
rasa percaya diri dalam berkomunikasi menggunakan bahasa asing, serta menjadi
wadah pengembangan bakat dan kreativitas pelajar di bidang bahasa. Selain itu,
kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar pelajar melalui
kompetisi yang sehat, edukatif, dan berorientasi pada penguatan karakter.
Adapun rangkaian lomba yang dipertandingkan meliputi Singing Competition, Speech Competition, dan Story Telling Competition. Seluruh cabang lomba tersebut dirancang untuk mengasah kemampuan komunikasi, keberanian tampil di depan publik, serta penguasaan bahasa Inggris secara aktif dan aplikatif.


Kegiatan
ini terbuka bagi seluruh pelajar SMA/MA sederajat se-Kepulauan Riau, dengan
antusiasme peserta yang menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap
penguasaan bahasa Inggris sebagai kompetensi global.
Pada pelaksanaan tahun ini, sejumlah sekolah berhasil meraih prestasi, di antaranya SMAN 2, MAN Bintan, dan MA Al Idris. Para pemenang memperoleh penghargaan berupa sertifikat, bingkisan, serta uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang telah diraih.
Salah satu perwakilan peserta menyampaikan bahwa Language Festival 2026 memberikan pengalaman yang berkesan, tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran, interaksi sosial, dan pertukaran pengalaman antar peserta dari berbagai daerah di Kepulauan Riau.
“Language Festival 2026 menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Kegiatan ini bukan hanya tentang memenangkan perlombaan, tetapi juga tentang belajar, bertemu teman-teman baru, serta saling berbagi pengalaman dan kemampuan berbahasa Inggris. Suasana kompetisi terasa hangat dan penuh sportivitas,” ungkapnya.


Sementara itu, Ketua Program Studi Tadris Bahasa Inggris STAIN SAR Kepri, Taqiyuddin, M.Pd., menyampaikan bahwa Language Festival 2026 merupakan bagian dari upaya strategis dalam memperkuat ekosistem pembelajaran bahasa Inggris yang kontekstual dan aplikatif di lingkungan pendidikan.
Menurutnya,
kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi media
pembentukan karakter, penguatan soft skills, serta peningkatan kesiapan
generasi muda dalam menghadapi tantangan global.
Melalui
penyelenggaraan kegiatan ini, STAIN SAR Kepri berharap Language Festival
dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun sebagai wadah
pengembangan kemampuan berbahasa, peningkatan kepercayaan diri, serta perluasan
wawasan internasional bagi pelajar di Kepulauan Riau. Selain itu, kegiatan ini
diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi, kreatif,
berkarakter, dan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih luas. (LF/Wulan)
Hasil UM-PTKIN 2026 Diumumkan 30 Juni, Ayo Cek Hasil Kelulusan dan Segera Daftar Ulang
Hasil UM-PTKIN 2026 Diumumkan 30 Juni, Ayo Cek Hasil Kelulusan dan Segera Daftar Ulang
Dosen STAIN Kepri Bawa Kajian Arah Kiblat Masjid Kesultanan Riau-Lingga ke Panggung Internasional
UM-PTKIN 2026 Diumumkan, 127 Generasi Unggul Resmi Menjadi Bagian STAIN Kepri