السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Language Festival 2026 EESA TBI STAIN SAR Kepri, Ajang Prestasi dan Kreativitas Pelajar Se-Kepulauan Riau

  • 06 Juni 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 93
Kegiatan Mahasiswa

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dalam upaya meningkatkan kompetensi berbahasa asing serta memperluas ruang pengembangan bakat generasi muda, English Education Student Association (EESA) Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau menyelenggarakan Language Festival 2026 yang berlangsung pada 11 Mei hingga 6 Juni 2026 di Kampus STAIN SAR Kepri.

Kegiatan ini menjadi ajang kompetisi akademik yang melibatkan peserta dari tingkat SMA/MA sederajat se-Provinsi Kepulauan Riau, dengan dihadiri oleh dewan juri, guru pendamping, panitia pelaksana, serta tamu undangan.

Language Festival 2026 diselenggarakan sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan kemampuan berbahasa Inggris generasi muda, menumbuhkan rasa percaya diri dalam berkomunikasi menggunakan bahasa asing, serta menjadi wadah pengembangan bakat dan kreativitas pelajar di bidang bahasa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar pelajar melalui kompetisi yang sehat, edukatif, dan berorientasi pada penguatan karakter.

Adapun rangkaian lomba yang dipertandingkan meliputi Singing Competition, Speech Competition, dan Story Telling Competition. Seluruh cabang lomba tersebut dirancang untuk mengasah kemampuan komunikasi, keberanian tampil di depan publik, serta penguasaan bahasa Inggris secara aktif dan aplikatif.


Kegiatan ini terbuka bagi seluruh pelajar SMA/MA sederajat se-Kepulauan Riau, dengan antusiasme peserta yang menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap penguasaan bahasa Inggris sebagai kompetensi global.

Pada pelaksanaan tahun ini, sejumlah sekolah berhasil meraih prestasi, di antaranya SMAN 2, MAN Bintan, dan MA Al Idris. Para pemenang memperoleh penghargaan berupa sertifikat, bingkisan, serta uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang telah diraih.

Salah satu perwakilan peserta menyampaikan bahwa Language Festival 2026 memberikan pengalaman yang berkesan, tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran, interaksi sosial, dan pertukaran pengalaman antar peserta dari berbagai daerah di Kepulauan Riau.

“Language Festival 2026 menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Kegiatan ini bukan hanya tentang memenangkan perlombaan, tetapi juga tentang belajar, bertemu teman-teman baru, serta saling berbagi pengalaman dan kemampuan berbahasa Inggris. Suasana kompetisi terasa hangat dan penuh sportivitas,” ungkapnya.


Sementara itu, Ketua Program Studi Tadris Bahasa Inggris STAIN SAR Kepri, Taqiyuddin, M.Pd., menyampaikan bahwa Language Festival 2026 merupakan bagian dari upaya strategis dalam memperkuat ekosistem pembelajaran bahasa Inggris yang kontekstual dan aplikatif di lingkungan pendidikan.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter, penguatan soft skills, serta peningkatan kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan global.

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, STAIN SAR Kepri berharap Language Festival dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun sebagai wadah pengembangan kemampuan berbahasa, peningkatan kepercayaan diri, serta perluasan wawasan internasional bagi pelajar di Kepulauan Riau. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi, kreatif, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih luas. (LF/Wulan)