السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Bekali Mahasiswa Literasi Keuangan di Era Digital, HMPS HES STAIN SAR Kepri Gelar Seminar Smart Investing

  • 20 Juni 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 96
Kegiatan Mahasiswa

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Komitmen membangun generasi muda yang cakap finansial dan adaptif terhadap perkembangan teknologi diwujudkan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HMPS HES) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau melalui penyelenggaraan seminar “Smart Investing di Era Digital” yang berlangsung pada Sabtu (20/6/2026) di Laboratorium Ilmu Falak STAIN SAR Kepri.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan mahasiswa sekaligus membekali generasi muda dengan pemahaman yang tepat mengenai investasi di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.

Seminar dihadiri oleh Sekretaris Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Muhammad Arif Hudaya, Lc., M.E., yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Hadir pula narasumber Putri Dwi Novrina, S.E., M.Ak., Wakil Ketua SEMA Deswita Maharani, perwakilan DEMA Salman Al Farisi, Wakil Ketua Umum HMPS HES Muhammad Fakhrian Nadrianto, Ketua Pelaksana Ramdan Hariri, serta mahasiswa peserta seminar dari berbagai program studi.

Dalam sambutannya, Muhammad Arif Hudaya, Lc., M.E. menyampaikan bahwa peningkatan literasi keuangan merupakan kebutuhan penting bagi mahasiswa sebagai bekal menghadapi tantangan ekonomi di masa depan. Menurutnya, generasi muda perlu memiliki kemampuan mengelola keuangan secara bijak agar tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga mampu mengambil keputusan finansial yang tepat dan produktif.

“Mahasiswa perlu memiliki pemahaman yang baik tentang pengelolaan keuangan dan investasi sejak dini. Literasi keuangan yang kuat akan membantu generasi muda dalam merencanakan masa depan secara lebih terarah, sekaligus mampu memanfaatkan berbagai peluang ekonomi secara bijaksana dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

Pada sesi pemaparan materi, Putri Dwi Novrina, S.E., M.Ak. menjelaskan pentingnya memahami konsep literasi keuangan sebagai fondasi dalam membangun kemandirian ekonomi. Ia menekankan bahwa investasi tidak hanya berkaitan dengan upaya memperoleh keuntungan, tetapi juga merupakan bentuk perencanaan keuangan jangka panjang yang memerlukan pengetahuan, kedisiplinan, dan pengelolaan risiko yang baik.


Selain itu, peserta diberikan pemahaman mengenai perbedaan mendasar antara menabung dan berinvestasi. Narasumber juga memperkenalkan berbagai instrumen investasi yang tersedia, baik dalam sistem konvensional maupun syariah, sehingga mahasiswa dapat memahami pilihan investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan prinsip yang diyakini.

Tidak hanya membahas teori, seminar juga mengupas strategi pengelolaan keuangan yang efektif melalui penerapan konsep Smart Investing di era digital. Peserta diajak memahami pentingnya melakukan analisis sebelum berinvestasi, mengenali karakteristik instrumen investasi, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk investasi ilegal atau investasi bodong yang marak beredar melalui platform digital.

Diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Berbagai pertanyaan terkait pengelolaan keuangan pribadi, investasi syariah, hingga strategi menghadapi tantangan ekonomi generasi muda menjadi bagian dari dinamika seminar yang memperkaya wawasan peserta.

Salah seorang peserta menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan pemahaman baru mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat serta investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan generasi muda.

Menurutnya, seminar ini sangat bermanfaat karena tidak hanya memberikan pengetahuan teoritis, tetapi juga menghadirkan berbagai contoh praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, HMPS HES STAIN SAR Kepri berharap mahasiswa semakin memahami pentingnya literasi keuangan dan mampu menerapkan prinsip investasi yang cerdas, aman, dan bertanggung jawab. Kegiatan serupa juga diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna mendukung lahirnya generasi muda yang melek finansial, mandiri secara ekonomi, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (LF/ASR)