السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Tangkal Hoaks Sejak Dini, Mahasiswa KPI STAIN SAR Kepri Edukasi Literasi Cek Fakta di SMAN 7 Tanjungpinang

  • 17 Juni 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 113
Kegiatan Mahasiswa

Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sebagai bentuk implementasi pembelajaran berbasis praktik sekaligus penguatan literasi digital di kalangan pelajar, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Literasi Cek Fakta di SMAN 7 Tanjungpinang pada Rabu (17/6/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.00 WIB tersebut merupakan bagian dari praktik Mata Kuliah Cek Fakta yang diampu oleh Muhammad Zaini, M.Kom.I.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan literasi digital generasi muda di tengah tingginya arus informasi di era media digital. Melalui sosialisasi tersebut, para siswa diajak untuk memahami pentingnya memverifikasi informasi sebelum mempercayai maupun menyebarluaskannya agar terhindar dari penyebaran hoaks, misinformasi, dan disinformasi.

Pada sesi materi, Isnaini Diah Safitri dan Miftahul Jannah memaparkan konsep dasar literasi cek fakta serta urgensinya dalam kehidupan sehari-hari. Keduanya menjelaskan bahwa kemampuan memeriksa kebenaran informasi menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki generasi muda di era digital.

Selain menjelaskan pengertian literasi cek fakta, pemateri juga menguraikan berbagai bentuk hoaks, ciri-ciri informasi menyesatkan, serta dampak negatif yang dapat ditimbulkan apabila informasi yang belum terverifikasi disebarluaskan kepada publik.

Sesi berikutnya menghadirkan M. Yofi Fakhrozi yang memberikan praktik langsung penggunaan berbagai perangkat digital untuk melakukan pengecekan fakta. Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan dengan pemanfaatan Google Lens, mesin pencari, serta berbagai platform pemeriksa fakta untuk menelusuri keaslian informasi, gambar, maupun berita yang beredar di internet.


Tidak hanya menghadirkan edukasi literasi digital, kegiatan ini juga menjadi sarana pengenalan perguruan tinggi kepada siswa sekolah menengah. Ririn Dwi Arianti dan Syara Tsuraya memperkenalkan profil STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, program studi yang tersedia, serta berbagai peluang pengembangan akademik dan organisasi yang dapat diikuti oleh calon mahasiswa.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para siswa aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta mencoba secara langsung teknik verifikasi informasi yang diperagakan oleh mahasiswa.

Muhammad Zaini, M.Kom.I., selaku dosen pengampu Mata Kuliah Cek Fakta, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk implementasi pembelajaran berbasis praktik yang tidak hanya menekankan pemahaman teoritis, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.

“Literasi cek fakta merupakan kompetensi penting di era digital. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar memahami metode verifikasi informasi, tetapi juga mengimplementasikan pengetahuan tersebut melalui edukasi kepada masyarakat agar lahir generasi yang lebih kritis, bijak, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media digital,” tegasnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan siswa SMAN 7 Tanjungpinang mampu membangun budaya cek fakta dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi generasi yang cakap digital, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, dan mampu berkontribusi dalam menciptakan ruang informasi yang sehat dan berkualitas. (LF/Jamaludin)