السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat melalui pelatihan khat huruf hijaiyah dan praktik sifatul huruf di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Darussalam, Toapaya, Kabupaten Bintan, pada Senin (25/5/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Mata Kuliah Manajemen Rumah Tahfidz yang diampu oleh Islamiyah, M.Ag.
Pelatihan
diikuti oleh santri TPQ Darussalam dari jenjang dasar hingga menengah dan
dirancang sebagai media pembelajaran aplikatif yang mengintegrasikan penguatan
keterampilan membaca serta menulis Al-Qur’an sesuai kaidah keilmuan Islam.
Dalam
pelaksanaannya, mahasiswa memberikan pendampingan mengenai teknik dasar
penulisan khat huruf hijaiyah dengan memperhatikan ketepatan bentuk dan
estetika penulisan. Selain itu, santri juga memperoleh materi mengenai sifatul
huruf dalam ilmu tajwid yang mencakup pembahasan karakteristik bunyi huruf
seperti hamzah, jahr, syiddah, dan isti’la’ sebagai dasar untuk
menghasilkan bacaan Al-Qur’an yang fasih dan sesuai kaidah.
Kegiatan
berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari para santri. Melalui
praktik langsung, peserta diajak memahami hubungan antara bentuk tulisan Arab
yang baik dengan kualitas pelafalan huruf dalam membaca Al-Qur’an.
Koordinator kegiatan menyampaikan bahwa pelatihan tersebut bertujuan membangun pemahaman yang lebih utuh terhadap pembelajaran Al-Qur’an, tidak hanya dari aspek kelancaran membaca, tetapi juga ketepatan pengucapan dan kemampuan menulis huruf Arab secara benar.


“Kami
ingin santri tidak hanya lancar membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami
karakter setiap huruf sehingga bacaan menjadi lebih fasih, tepat, dan sesuai
dengan kaidah tajwid,” ujarnya.
Pihak
TPQ Darussalam memberikan apresiasi atas keterlibatan mahasiswa IAT dalam
mendukung proses pembelajaran Al-Qur’an di lingkungan TPQ. Kolaborasi tersebut
dinilai memberikan pengalaman belajar yang lebih variatif sekaligus memperkaya
metode pembelajaran bagi para santri.
Sementara
itu, dosen pengampu Mata Kuliah Manajemen Rumah Tahfidz, Islamiyah, M.Ag.,
menegaskan bahwa kegiatan praktik lapangan ini merupakan bagian dari upaya
menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual bagi mahasiswa.
“Kegiatan
ini merupakan implementasi pembelajaran berbasis pengabdian yang bertujuan
membekali mahasiswa dengan kemampuan memahami tata kelola pendidikan Al-Qur’an
secara langsung. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami konsep manajemen rumah
tahfidz secara teoritis, tetapi juga mampu menghadirkan kontribusi nyata
melalui pendampingan pendidikan yang berdampak bagi masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan
ditutup dengan sesi praktik penulisan khat serta murojaah bacaan
Al-Qur’an bersama seluruh santri. Melalui kegiatan ini, mahasiswa IAT STAIN SAR
Kepri diharapkan semakin memiliki kompetensi akademik, pedagogik, dan sosial
dalam mendukung pengembangan pendidikan Al-Qur’an di tengah masyarakat. (LF/Andre)
Hasil UM-PTKIN 2026 Diumumkan 30 Juni, Ayo Cek Hasil Kelulusan dan Segera Daftar Ulang
Hasil UM-PTKIN 2026 Diumumkan 30 Juni, Ayo Cek Hasil Kelulusan dan Segera Daftar Ulang
Dosen STAIN Kepri Bawa Kajian Arah Kiblat Masjid Kesultanan Riau-Lingga ke Panggung Internasional
UM-PTKIN 2026 Diumumkan, 127 Generasi Unggul Resmi Menjadi Bagian STAIN Kepri