السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Rampungkan Praktik Lapangan, Mahasiswa IAT STAIN SAR Kepri Perkuat Pengabdian Pendidikan Al-Qur’an

  • 14 Juni 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 96
Kegiatan Mahasiswa

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Semester VI Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) STAIN Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau menuntaskan rangkaian Praktik Lapangan Mata Kuliah Manajemen Rumah Tahfidz melalui kegiatan penutupan dan perpisahan yang berlangsung di Musholla Darussalam pada Ahad (14/6/2026). Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya proses pembelajaran lapangan yang selama ini dilaksanakan di TPQ Darussalam dan MDTA Robbun Ghofur sebagai bagian dari implementasi mata kuliah yang diampu oleh Islamiyah, M.Ag.

Kegiatan dihadiri oleh Pimpinan TPQ Darussalam, Ustadzah Nur Fadillah, S.H.I., para ustadzah TPQ Darussalam dan MDTA Robbun Ghofur, santri, serta mahasiswa peserta praktik lapangan.

Penutupan praktik lapangan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh makna. Selain menjadi momentum evaluasi terhadap proses pembelajaran yang telah dijalani, kegiatan ini juga menjadi ruang mempererat silaturahmi antara mahasiswa, tenaga pendidik, dan para santri yang selama praktik telah terlibat dalam berbagai aktivitas pendidikan Al-Qur’an.

Selama menjalani praktik lapangan, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam memahami tata kelola lembaga pendidikan Al-Qur’an, mulai dari aspek administrasi, manajemen program, proses pembelajaran, hingga pembinaan karakter santri. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata bahwa keberhasilan pengelolaan lembaga pendidikan Al-Qur’an tidak hanya bergantung pada sistem yang baik, tetapi juga pada keteladanan, dedikasi, dan keikhlasan para pendidik dalam mendampingi peserta didik.

Pimpinan TPQ Darussalam, Ustadzah Nur Fadillah, S.H.I., menyampaikan apresiasi atas keterlibatan mahasiswa yang dinilai telah menjalankan praktik lapangan dengan penuh tanggung jawab dan semangat pengabdian.


Menurutnya, kehadiran mahasiswa memberikan suasana baru dalam kegiatan pembelajaran sekaligus menghadirkan energi positif bagi para santri selama proses belajar berlangsung.

“Kolaborasi antara lembaga pendidikan Al-Qur’an dan perguruan tinggi menjadi langkah yang baik dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan Islam di tengah masyarakat. Kami berharap pengalaman yang diperoleh selama praktik lapangan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terus mengabdi dan memberikan manfaat di masa mendatang,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Muhammad Rauf Amrullah selaku perwakilan mahasiswa IAT menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh keluarga besar TPQ Darussalam dan MDTA Robbun Ghofur atas sambutan, pendampingan, dan pengalaman berharga selama pelaksanaan praktik lapangan.

Ia menuturkan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar pemenuhan tugas akademik, tetapi menjadi proses pembelajaran kehidupan yang memperkaya pengalaman mahasiswa dalam memahami dinamika pendidikan Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Suasana haru turut mewarnai kegiatan ketika para santri menyampaikan kesan dan pesan kepada mahasiswa. Kedekatan yang terbangun selama proses pembelajaran menjadikan hubungan antara mahasiswa dan santri tidak hanya bersifat formal, tetapi berkembang menjadi ikatan kekeluargaan yang dilandasi nilai ukhuwah Islamiyah dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.


Dosen pengampu Mata Kuliah Manajemen Rumah Tahfidz, Islamiyah, M.Ag., menegaskan bahwa praktik lapangan dirancang sebagai sarana pembelajaran kontekstual agar mahasiswa mampu memahami secara langsung bagaimana lembaga pendidikan Al-Qur’an dikelola dan dijalankan di tengah masyarakat.

“Mahasiswa dibekali tidak hanya dengan pemahaman teoritis mengenai manajemen rumah tahfidz, tetapi juga pengalaman nyata untuk belajar beradaptasi, membangun kepedulian sosial, serta menumbuhkan semangat pengabdian melalui pendidikan Al-Qur’an. Harapannya, pengalaman ini dapat membentuk lulusan yang kompeten, reflektif, dan siap memberikan kontribusi bagi masyarakat,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami pentingnya pengelolaan pendidikan Al-Qur’an yang profesional sekaligus humanis. Selain itu, praktik lapangan ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi antara Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir STAIN SAR Kepri dengan lembaga pendidikan Al-Qur’an dalam mendukung lahirnya generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, dan mencintai Al-Qur’an. (LF/Rauf)