السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Refleksi Pengabdian dan Penguatan Kompetensi, Mahasiswa IAT STAIN SAR Kepri Gelar Sharing Session Praktik Lapangan di Yakesma Kepri

  • 08 Juni 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 96
Kegiatan Mahasiswa

Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Semester 6 Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan sharing session dan evaluasi sebagai rangkaian akhir praktik lapangan di Yayasan Kesejahteraan Madani (Yakesma) Kepulauan Riau pada Senin (8/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Mata Kuliah Manajemen Rumah Tahfidz yang diampu oleh Islamiyah, M.Ag.

Kegiatan diikuti oleh enam mahasiswa, yaitu Diva Rahmadani Afkar, Adilla Marsya Naya, Maulana Abdillah Situmorang, Sri Mulyani, Salsabilla Rahmadhani, dan Grandis Rangga Putra. Forum tersebut menjadi ruang refleksi akademik untuk mengevaluasi pengalaman, pembelajaran, serta kontribusi yang telah dilakukan selama menjalani praktik lapangan di lingkungan lembaga sosial keagamaan.

Dalam sesi diskusi dan evaluasi, mahasiswa menyampaikan berbagai pengalaman yang diperoleh selama praktik, mulai dari pemahaman mengenai tata kelola lembaga sosial berbasis keagamaan, pengelolaan program-program Yakesma, hingga penguatan keterampilan kerja sama tim dan komunikasi dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat.

Selain berbagi pengalaman, mahasiswa juga memperoleh masukan dan evaluasi dari pihak Yakesma Kepulauan Riau terkait pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan. Evaluasi tersebut diarahkan sebagai bahan pembelajaran dan penguatan kapasitas mahasiswa agar lebih siap menghadapi tantangan akademik maupun praktik pengabdian sosial di masa mendatang.


Dosen pengampu Mata Kuliah Manajemen Rumah Tahfidz, Islamiyah, M.Ag., menegaskan bahwa praktik lapangan merupakan bagian penting dari proses pembelajaran yang dirancang untuk mempertemukan mahasiswa dengan realitas pengelolaan lembaga keagamaan dan dinamika sosial di masyarakat.

“Praktik lapangan ini tidak hanya bertujuan memberikan pengalaman teknis kepada mahasiswa, tetapi juga membangun kepekaan sosial, kemampuan manajerial, serta menanamkan nilai profesionalisme dan semangat dakwah dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui proses refleksi dan evaluasi, mahasiswa diharapkan mampu mengambil pembelajaran yang akan memperkuat kompetensi akademik dan pengabdian mereka di masa depan,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh penguatan teoritis dari perkuliahan, tetapi juga pengalaman nyata dalam mengimplementasikan nilai kepedulian sosial, pengelolaan lembaga, serta pelayanan berbasis nilai-nilai Islam. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal dalam membentuk lulusan yang adaptif, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi masyarakat. (LF/Diva)