السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau kembali memperkuat jejaring akademik internasional melalui penyelenggaraan Webinar Internasional bertema “Educational Management: A Holistic Learning Approach to Education; Future-Ready Learners; Innovation in Education” yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Senin (1/6/2026).
Kegiatan
tersebut diikuti oleh mahasiswa Program Studi MPI serta mahasiswa dari berbagai
program studi di lingkungan STAIN SAR Kepri sebagai bagian dari upaya
memperluas wawasan akademik dan memperkaya perspektif global di bidang
pendidikan dan manajemen pembelajaran.
Kegiatan
ini menghadirkan narasumber internasional, Asst. Prof. Dr. Zaida Mustafa,
selaku Program Manager Education, Faculty of Social Sciences,
UCSI University Malaysia, yang membagikan perspektif global mengenai
transformasi pendidikan dan strategi membangun peserta didik yang siap
menghadapi tantangan masa depan.
Webinar tersebut menjadi ruang akademik bagi mahasiswa, dosen, dan peserta umum untuk mendiskusikan pengembangan manajemen pendidikan yang adaptif melalui pendekatan pembelajaran holistik, inovatif, dan berorientasi pada penguatan kompetensi abad ke-21.

Dalam
pemaparannya yang bertajuk “Building the Future-Ready Learner: Holistic
Approaches & Innovation in Primary Education”, Asst. Prof. Dr. Zaida
Mustafa menjelaskan bahwa pendidikan masa depan tidak lagi hanya berfokus pada
transfer pengetahuan, tetapi pada penguatan kapasitas peserta didik agar mampu
beradaptasi dengan perubahan teknologi, sosial, dan kebutuhan dunia kerja yang
semakin dinamis.
Ia
menekankan pentingnya kerangka pengembangan kompetensi guru (A Framework for
Teacher Training) yang mampu menghasilkan pembelajar masa depan (future-ready
learners) melalui integrasi keterampilan digital, kemampuan berpikir
kritis, adaptabilitas, dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan.
Dalam
sesi materi, narasumber menguraikan empat kompetensi utama yang perlu dibangun
dalam proses pendidikan modern. Pertama, digital fluency, yaitu
kemampuan memanfaatkan teknologi secara produktif, termasuk penggunaan prompt
engineering dan visualisasi data dalam pembelajaran. Kedua, critical
thinking, yakni kemampuan memilah informasi dan menemukan persoalan utama
secara objektif di tengah derasnya arus informasi digital.
Kompetensi berikutnya adalah adaptability, yaitu kemampuan belajar mandiri dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi baru secara cepat. Selain itu, aspek human-centric juga menjadi perhatian penting, yang menekankan keterampilan kolaboratif, komunikasi lintas disiplin, serta penguatan kapasitas kepemimpinan yang tidak dapat tergantikan oleh otomatisasi teknologi.


Sebagai
strategi implementatif di kelas, narasumber memperkenalkan lima pendekatan
berdampak tinggi untuk membangun pola pikir pembelajar masa depan (future-ready
mindset), yaitu penguatan keterampilan kognitif melalui process mapping,
membangun resiliensi melalui pendekatan gamifying failure, mendorong
otonomi belajar melalui genius hour, meningkatkan adaptabilitas melalui tech
critique, serta mengembangkan kemampuan berpikir sistemik melalui problem-based
learning.
Ketua
Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) STAIN SAR Kepri, Megawati, M.M.,
menegaskan bahwa penyelenggaraan webinar internasional tersebut merupakan
bagian dari komitmen Prodi MPI dalam menghadirkan ruang belajar yang adaptif,
kolaboratif, dan berorientasi global.
Menurutnya, penguatan wawasan internasional menjadi kebutuhan penting bagi mahasiswa pendidikan agar mampu memahami dinamika pengelolaan pendidikan di era transformasi digital.

“Webinar
internasional ini merupakan upaya Prodi MPI untuk memperluas perspektif
akademik mahasiswa serta memperkuat kapasitas calon pendidik dan pengelola
pendidikan agar mampu melahirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan
kebutuhan masa depan. Pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada capaian
akademik, tetapi juga perlu membangun karakter, kreativitas, dan kemampuan
adaptif peserta didik,” tegas Megawati.
Melalui
kegiatan tersebut, Prodi MPI STAIN SAR Kepri berharap mahasiswa memperoleh
wawasan global mengenai tren pendidikan masa depan sekaligus meningkatkan
kesiapan dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang semakin dinamis,
inklusif, dan berbasis inovasi.
Webinar
internasional ini juga menjadi bagian dari langkah berkelanjutan STAIN SAR
Kepri dalam memperkuat internasionalisasi akademik serta mendorong lahirnya
ekosistem pendidikan tinggi yang unggul, berdaya saing, dan responsif terhadap
perubahan zaman. (LF/MGW)
Hasil UM-PTKIN 2026 Diumumkan 30 Juni, Ayo Cek Hasil Kelulusan dan Segera Daftar Ulang
Hasil UM-PTKIN 2026 Diumumkan 30 Juni, Ayo Cek Hasil Kelulusan dan Segera Daftar Ulang
Dosen STAIN Kepri Bawa Kajian Arah Kiblat Masjid Kesultanan Riau-Lingga ke Panggung Internasional
UM-PTKIN 2026 Diumumkan, 127 Generasi Unggul Resmi Menjadi Bagian STAIN Kepri