السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat budaya kerja profesional dan disiplin aparatur melalui pelaksanaan apel pagi yang berlangsung di halaman Gedung Rektorat STAIN SAR Kepri pada Senin (25/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti unsur pimpinan, dosen, serta tenaga kependidikan di lingkungan kampus.
Apel
pagi dipimpin oleh Kepala Bagian Administrasi Umum, Akademik, dan Keuangan
(AUAK) STAIN SAR Kepri, Dr. H. Imam Subekti, M.Pd.I., selaku pembina apel.
Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya integritas, kedisiplinan, serta
tanggung jawab ASN dalam mendukung penguatan tata kelola kelembagaan dan
pelayanan pendidikan tinggi.
Dalam
arahannya, Dr. Imam Subekti menyampaikan bahwa kedisiplinan pegawai menjadi
bagian penting dalam membangun budaya kerja yang profesional di lingkungan
perguruan tinggi. Ia mengingatkan seluruh ASN agar menjalankan tugas dan fungsi
secara optimal serta menjaga komitmen pengabdian kepada institusi.
“Kita bekerja dan mengabdi di kampus ini. Oleh karena itu, mari menanamkan rasa tanggung jawab dan loyalitas terhadap institusi. Kehalalan yang kita terima juga bergantung pada bagaimana kita menjalankan amanah pekerjaan dengan baik,” tegasnya.
.jpeg)
Selain
menyoroti kedisiplinan pegawai, ia juga menjelaskan mekanisme penegakan aturan
kepegawaian, termasuk tahapan pembinaan disiplin ASN yang dilaksanakan sesuai
regulasi. Menurutnya, proses penegakan disiplin dilakukan secara bertahap mulai
dari teguran lisan, teguran tertulis, hingga sanksi administratif sesuai
ketentuan yang berlaku.
Pada
kesempatan tersebut, Dr. Imam Subekti turut menyampaikan informasi terkait
proses pencairan gaji ke-13 bagi PNS dan PPPK di lingkungan STAIN SAR Kepri. Ia
menjelaskan bahwa Surat Perintah Membayar (SPM) telah diajukan kepada Kantor
Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) dan diharapkan proses pencairan dapat
segera terealisasi setelah awal bulan.
Lebih
lanjut, ia juga menyinggung perjuangan Kementerian Agama Republik Indonesia
dalam mengupayakan peningkatan tunjangan kinerja ASN dari 70 persen menjadi 80
persen. Menurutnya, peningkatan tersebut memerlukan dukungan berbagai
indikator, termasuk penguatan Zona Integritas (ZI), Reformasi Birokrasi (RB),
serta capaian Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan
Melayani (WBBM).
“Kita perlu terus memperkuat budaya kerja, disiplin, dan tata kelola kelembagaan agar berbagai target peningkatan kualitas layanan pendidikan serta kesejahteraan ASN dapat tercapai secara optimal. Seluruh capaian tersebut membutuhkan sinergi, komitmen, dan kontribusi bersama dari seluruh unsur civitas academica,” ujarnya.

Pada
kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pelaksana
Harian (Plh.) Ketua Program Studi kepada Dr. Muhammad Lazim, Lc., M.A., serta
penyerahan SK Sekretaris Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) kepada
Maisarotil Husna, M.Ag., sebagai bagian dari penguatan tata kelola akademik di
lingkungan STAIN SAR Kepri.
Lebih
lanjut, ia mengajak seluruh civitas academica untuk terus menjaga semangat
pengabdian, memperkuat kolaborasi antarlembaga dan unit kerja, serta mendukung
pengembangan institusi secara adaptif di tengah tantangan era digitalisasi dan
transformasi birokrasi yang terus berkembang.
Pelaksanaan
apel pagi tersebut menjadi bagian dari upaya STAIN SAR Kepri dalam membangun
lingkungan kerja yang disiplin, profesional, dan berintegritas, sekaligus
memperkuat komitmen bersama dalam mendukung kemajuan institusi pendidikan
tinggi keagamaan Islam di Kepulauan Riau. (LF)
Penguatan Tata Kelola Akademik, STAIN SAR Kepri Serahkan SK Plh Kaprodi dan Sekprodi IAT
STAIN SAR Kepri Buka PMB Magister Studi Islam 2026 dengan Empat Konsentrasi Keilmuan Strategis
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN