السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Menumbuhkan Generasi Cinta Baca, Mahasiswa MPI STAIN SAR Kepri Hadiri Gelar Wicara “Peran Komunitas dalam Budaya Baca”

  • 30 Oktober 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 107
Kegiatan Mahasiswa

Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menghadiri kegiatan “Gelar Wicara: Peran Komunitas dalam Membangun Budaya Baca” yang diselenggarakan oleh Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau pada Kamis, 30 Oktober 2025, bertempat di Gedung Dekranasda Provinsi Kepulauan Riau, Jalan Lingkar Gurindam, Tanjungpinang.

Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa, guru, dan pegiat literasi dari Tanjungpinang dan Bintan ini menghadirkan dua narasumber inspiratif, yakni Novi Asti Lalasati dari Perpustakaan Sosial Budaya (PSB) Putri Payung dan Amri Ramadhan dari Coastal Youth Literacy Community. Sementara itu, Zidan Dwi Khalfani Kareem, Duta Bahasa Kepulauan Riau, bertindak sebagai moderator.

Dalam diskusi yang berlangsung interaktif tersebut, para narasumber menekankan pentingnya peran komunitas sebagai motor penggerak budaya baca di masyarakat. Menurut Novi Asti, budaya baca dapat tumbuh dengan kuat ketika komunitas menjadi ruang yang nyaman dan terbuka bagi masyarakat untuk saling berbagi pengetahuan.

“Komunitas memiliki kekuatan sosial yang mampu menumbuhkan semangat literasi dari akar rumput,” ujarnya.


Amri Ramadhan menambahkan bahwa lingkungan yang mendukung, seperti perpustakaan komunitas, ruang baca publik, dan kegiatan literasi kreatif, menjadi faktor penting dalam membangun minat baca yang berkelanjutan. Ia juga mendorong peserta agar memulai kebiasaan membaca dari hal-hal sederhana, seperti membaca buku sesuai minat dan kebutuhan diri.

Salah satu mahasiswa Prodi MPI STAIN SAR Kepri menyampaikan kesan positif terhadap kegiatan ini.

“Acara ini sangat memberikan dampak positif, terutama bagi mahasiswa, untuk semakin termotivasi meningkatkan minat baca. Pematerinya juga sangat inspiratif dan berpengalaman,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa STAIN SAR Kepri diharapkan semakin menyadari pentingnya literasi sebagai fondasi utama pengembangan ilmu dan karakter di era digital. Para peserta juga berharap agar ke depan semakin banyak ruang dan program yang dapat memperkuat budaya baca di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen komunitas literasi, lembaga pendidikan, dan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem literasi yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan di Kepulauan Riau. (LF/Dody)