السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Mahasiswa dan Alumni STAIN Kepri Prodi PAI Ikuti Kegiatan “Berbudaya dalam Berkarya”

  • 29 Oktober 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 116
Berita Utama

Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa dan alumni Program Studi Pendidikan Agama Islam STAIN Kepri  turut ambil bagian dalam kegiatan bertajuk “Berbudaya dalam Berkarya” yang digelar di Gedung Aisyah Sulaiman, Tanjungpinang, pada Rabu (29/10).

Kegiatan ini menjadi ajang bagi generasi muda, khususnya mahasiswa dan pelajar, untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya melestarikan warisan budaya sekaligus menyalurkan kreativitas melalui berbagai karya seni.

Para mahasiswa dan alumni STAIN Kepri Prodi PAI tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga terlibat aktif sebagai penggerak kegiatan. Mereka menampilkan semangat berkarya yang berpijak pada nilai-nilai budaya lokal dan semangat keislaman yang menjadi karakter kampus “Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu”.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber inspiratif, yakni Zainal, aktivis budaya yang dikenal konsisten memperjuangkan kesenian Melayu, dan Novi Asti Lalalsati, dosen Politeknik Bintan Cakrawala Lagoi. Keduanya berbagi pandangan tentang pentingnya mengintegrasikan seni, budaya, dan kreativitas dalam dunia pendidikan modern.

Rangkaian acara berlangsung meriah dan sarat makna. Pembukaan diawali dengan penampilan flashmob dari SMKN 2 Tanjungpinang yang menampilkan harmoni gerak dan ekspresi budaya lokal. Dilanjutkan dengan “Celoteh Awang Pengasuh” oleh Yayasan Konservatori Seni dan Simpul Kesenian Melayu RRI Tanjungpinang, yang menghadirkan kembali pesona sastra lisan Melayu melalui gaya penceritaan yang jenaka namun sarat nilai moral.

Suasana semakin hangat dengan segmen Berbalas Pantun oleh Mizuardi dan Muhammad Rizki Doni Sahputra yang mengundang gelak tawa penonton. Di penghujung acara, penampilan musik tradisi dan musikalisasi puisi dari siswa SMAN 1 Tanjungpinang menjadi penutup yang memukau, menghadirkan perpaduan harmonis antara nada dan makna.

Dalam sesi materi, para narasumber menegaskan pentingnya menjadikan budaya sebagai identitas bangsa. “Berkarya itu bukan hanya tentang hasil, tetapi tentang bagaimana nilai budaya hidup di dalamnya,” ujar Zainal. Ia mengajak generasi muda agar tidak hanya menjadi penikmat, tetapi juga pelaku budaya yang aktif mengekspresikan nilai-nilai luhur melalui karya nyata.

Seluruh rangkaian kegiatan turut disiarkan secara langsung melalui RRI Tanjungpinang, sehingga masyarakat luas dapat ikut merasakan semangat pelestarian budaya yang diusung.


Kegiatan “Berbudaya dalam Berkarya” menjadi bukti nyata komitmen mahasiswa dan alumni STAIN Kepri Prodi PAI dalam menjaga dan mengembangkan nilai-nilai budaya lokal. Mereka hadir sebagai generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berbudaya menjadikan tradisi sebagai inspirasi dan semangat dalam setiap karya. (Gby/Fadilah)