السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Seminar Mental Health bertajuk “Merawat Pikiran dan Menyehatkan Jiwa” di Auditorium Razali Jaya pada (30/10). Salah satu narasumber dari Biro Psikologi My Psikologi, Fatahya, S.Psi., M.Psi., membahas strategi pencegahan masalah kesehatan mental serta cara menerapkan coping adaptif dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pemaparannya, Fatahya menekankan bahwa pencegahan gangguan kesehatan mental dapat dilakukan melalui pengelolaan stres, pola hidup sehat, dan dukungan sosial yang positif. Ia menjelaskan pentingnya kemampuan coping adaptif, yaitu kemampuan menghadapi tekanan hidup dengan cara yang sehat dan konstruktif.
“Coping adaptif bisa berupa komunikasi terbuka saat menghadapi konflik, manajemen waktu yang efektif, melakukan aktivitas relaksasi, atau menyalurkan hobi. Semua ini membantu mengurangi tekanan psikologis dan menjaga kesejahteraan jiwa,” ujarnya.
Fatahya juga menekankan pentingnya mengenali tanda-tanda awal gangguan mental, seperti perubahan mood yang drastis, sulit tidur, atau menurunnya produktivitas. “Deteksi dini dan tindakan preventif sangat penting agar masalah mental tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius,” tambahnya.
1.jpeg)
Selain materi, peserta seminar mengikuti skrining kesehatan mental untuk mengenali kondisi psikologis mereka sejak dini. Fatahya berharap, melalui kegiatan ini, peserta dapat memahami bahwa merawat kesehatan mental bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga membutuhkan dukungan keluarga, lingkungan kampus, serta kesadaran terhadap pengaruh media sosial dan cyberbullying yang kian meningkat. (Gby/Sarah)
355 Mahasiswa STAIN Kepri Perkuat Kompetensi Fardhu Kifayah Sebelum Terjun ke Masyarakat
Sinergi STAIN Kepri, Peradi, dan IKADIN Cetak Calon Advokat Berintegritas
PB PMII dan STAIN Kepri Bersinergi, Siapkan Mahasiswa Hadapi Tantangan Zaman
Hasil UM-PTKIN 2026 Diumumkan 30 Juni, Ayo Cek Hasil Kelulusan dan Segera Daftar Ulang