السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Mahasiswa STAIN SAR Kepri Tampilkan Karya Inovatif di Bazar Expo Pemuda Bintan 2025

  • 28 Oktober 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 115
Kegiatan Mahasiswa

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda sekaligus mendorong semangat kewirausahaan generasi muda, mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Bazar Expo Pemuda Bintan 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bintan.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Senin hingga Selasa (27–28 Oktober 2025), bertempat di Lapangan Relief Kijang, Kabupaten Bintan, menghadirkan berbagai pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) muda dari berbagai instansi pendidikan dan komunitas kepemudaan di wilayah Bintan.

STAIN SAR Kepri turut ambil bagian melalui perwakilan tiga program studi, yakni HMPS Manajemen Pendidikan Islam (MPI), HMPS Manajemen Bisnis Syariah (MBS), dan HMPS Pendidikan Agama Islam (PAI). Para mahasiswa menampilkan beragam produk kreatif hasil olahan sendiri, mulai dari makanan dan minuman lokal hingga kerajinan tangan yang mencerminkan nilai-nilai keislaman dan budaya Melayu.


Keterlibatan mahasiswa STAIN SAR Kepri dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara dunia akademik dan pengembangan jiwa kewirausahaan. Melalui bazar tersebut, mahasiswa tidak hanya belajar tentang manajemen bisnis dan promosi produk, tetapi juga mengasah kemampuan sosial, komunikasi, dan kolaborasi lintas disiplin ilmu.

Kegiatan Bazar Expo Pemuda Bintan 2025 sendiri bertujuan untuk memajukan UMKM pemuda di Kabupaten Bintan serta menumbuhkan semangat kemandirian dan inovasi di kalangan generasi muda. Dengan mengusung semangat “Pemuda Berdaya, UMKM Maju,” kegiatan ini menjadi wadah pengembangan potensi dan kreativitas bagi mahasiswa serta pelaku usaha muda.

Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, mahasiswa STAIN SAR Kepri diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai enterpreneurship berbasis keislaman dan kemasyarakatan, sekaligus memperkuat peran kampus dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang berdaya saing dan berkelanjutan di Provinsi Kepulauan Riau. (LF/MGW)