السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Riset Kolaboratif Dosen STAIN SAR Kepri Tembus Jurnal Scopus Q1, Torehkan Prestasi di Kancah Internasional

  • 28 Oktober 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 249
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau. Dua dosen STAIN SAR Kepri, Aidillah Suja, M.Pd.I. dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan Lina Eka Retnaningsih, M.Pd. dari Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), berhasil mempublikasikan artikel ilmiah kolaboratif pada jurnal internasional bereputasi Scopus Q1.

Artikel ilmiah berjudul “Islamic Kindergarten Teachers’ Beliefs about Early Arabic Learning in the Indonesian Context: Advantaged Learning, Teacher’s Ability, and Their Methods in Teaching Arabic” ini dipublikasikan di Journal of Early Childhood Teacher Education, sebuah jurnal ilmiah bereputasi global yang berfokus pada kajian pendidikan anak usia dini. Publikasi ini merupakan hasil kolaborasi antara dosen STAIN SAR Kepri dan para akademisi dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, yakni Syarifaturrahmatullah, Khairil Anwar, Fachrurrazi, dan Muchsinul Khuluq. Artikel tersebut dapat diakses melalui tautan resmi: https://www.tandfonline.com/eprint/7WCETBDJGIMPX2BCGBPF/full?target=10.1080/10901027.2025.2581022.

Penelitian ini mengkaji keyakinan guru taman kanak-kanak Islam terhadap pembelajaran Bahasa Arab dini di Indonesia, dengan menyoroti tiga aspek utama: manfaat pembelajaran, kemampuan guru, dan metode pengajaran. Melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh guru TK Islam, penelitian ini menemukan bahwa para guru memiliki keyakinan kuat terhadap manfaat pembelajaran Bahasa Arab sejak dini, terutama dalam mendukung perkembangan bahasa, kognitif, motorik halus, serta seni anak-anak.

Para guru memandang Bahasa Arab tidak sekadar sebagai alat komunikasi religius, tetapi juga sebagai bagian integral dari pembentukan identitas keislaman anak. Namun demikian, penelitian ini juga mengungkap tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan kosakata dan tingkat kemahiran guru yang masih berada pada kategori menengah. Kondisi ini menegaskan perlunya pengembangan profesional dan pelatihan berkelanjutan bagi para pendidik agar pembelajaran Bahasa Arab lebih efektif dan adaptif terhadap kebutuhan anak usia dini.

Metode pengajaran yang digunakan guru cenderung bersifat interaktif dan kontekstual, seperti bermain peran, bernyanyi, penggunaan media visual seperti kartu bergambar dan video, hingga kegiatan tematik seperti Pekan Bahasa Arab. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna, yang mendukung penguasaan bahasa secara holistik.


Aidillah Suja, M.Pd.I., selaku penulis pertama dari Prodi PBA STAIN SAR Kepri, menyampaikan bahwa penelitian ini merupakan bentuk kontribusi nyata dosen STAIN SAR Kepri dalam pengembangan ilmu pendidikan bahasa Arab pada jenjang anak usia dini.

“Riset ini memperlihatkan bagaimana keyakinan dan kompetensi guru berperan penting dalam membentuk efektivitas pembelajaran Bahasa Arab di usia dini. Hasilnya dapat menjadi pijakan bagi pengembangan kurikulum dan pelatihan guru secara lebih kontekstual,” ungkapnya pada Selasa (28/10/2025).

Sementara itu, Lina Eka Retnaningsih, M.Pd., dosen Prodi PIAUD STAIN SAR Kepri, menambahkan bahwa penelitian ini menjadi refleksi atas pentingnya sinergi antara guru, lembaga pendidikan, dan pembuat kebijakan dalam meningkatkan mutu pembelajaran Bahasa Arab sejak usia dini.

“Kami berharap penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah bagi pendidik dan pengembang kurikulum, agar strategi pembelajaran Bahasa Arab di lembaga pendidikan Islam semakin inovatif, menyenangkan, dan berdampak pada pembentukan karakter anak,” tuturnya.

Pencapaian ini menjadi bukti konkret komitmen STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau dalam mendorong dosen untuk aktif berkontribusi dalam riset kolaboratif dan publikasi ilmiah internasional. Publikasi tersebut sekaligus memperkuat posisi STAIN SAR Kepri sebagai perguruan tinggi Islam yang berdaya saing global, berkomitmen terhadap pengembangan ilmu, dan berkontribusi pada kemajuan pendidikan Islam di Indonesia. (LF/Lina)