السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

STAIN SAR Kepri dan Pascasarjana UIN Suska Riau Perkuat Sinergi Akademik melalui Sosialisasi Program Pascasarjana dan Peningkatan Kapasitas Dosen

  • 27 Oktober 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 245
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menerima kunjungan resmi dari tim Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau pada Senin (27/10/2025). Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka sosialisasi dan promosi program studi Pascasarjana UIN Suska Riau kepada pejabat, dosen, dan aparatur di lingkungan STAIN SAR Kepri.

Tim UIN Suska Riau dipimpin langsung oleh Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Hj. Helmiati, M.Ag., yang hadir bersama sejumlah pejabat Pascasarjana, antara lain Ketua Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI) S-3, Ketua Prodi HKI S-2, Kasubbag TU Pascasarjana, serta tim keuangan dan administrasi akademik UIN Suska Riau.

Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., di ruang kerja beliau, serta turut dihadiri oleh para wakil ketua, ketua program studi, dan dosen dari berbagai jurusan. Sosialisasi dilanjutkan di ruang rapat dosen Gedung Kuliah Terpadu STAIN SAR Kepri, yang dihadiri secara antusias oleh dosen dan tenaga kependidikan kampus.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua II STAIN SAR Kepri, Dr. Almahfuz, M.Si., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat capacity building serta membuka peluang kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya peningkatan kualifikasi akademik dosen dan tenaga kependidikan melalui studi lanjut di jenjang magister dan doktoral.


“Kami sangat menyambut baik kehadiran Ibu Direktur dan tim Pascasarjana UIN Suska Riau. Semoga sosialisasi ini menjadi inspirasi bagi dosen-dosen STAIN SAR Kepri untuk terus melanjutkan studi, memperluas jejaring akademik, dan memperkuat kompetensi keilmuan,” ujar Almahfuz.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana UIN Suska Riau, Prof. Dr. Hj. Helmiati, M.Ag., dalam pemaparannya menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini bukan sekadar memperkenalkan program Pascasarjana, tetapi juga merupakan upaya mempererat sinergi antarperguruan tinggi Islam dalam membangun ekosistem akademik yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Dunia pendidikan saat ini bergerak dengan sangat cepat. Transformasi digital menuntut kita untuk memiliki literasi teknologi, kemampuan berpikir kritis, serta kesiapan beradaptasi terhadap perubahan. Karena itu, dosen dan akademisi perlu terus meng-upgrade kapasitas diri melalui pendidikan lanjutan dan riset yang berdaya saing global,” jelasnya.

Lebih lanjut, Prof. Helmiati mengibaratkan pentingnya pembaruan kompetensi dosen dengan perkembangan teknologi komunikasi yang terus bertransformasi.

“Seperti halnya perangkat teknologi yang terus diperbarui agar tetap relevan, dosen juga harus senantiasa memperbarui kompetensinya. Jika tidak, maka akan tertinggal dari kebutuhan zaman,” ujarnya disambut antusias peserta sosialisasi.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memaparkan berbagai program unggulan Pascasarjana UIN Suska Riau, di antaranya Program Doktor Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Program Doktor Hukum Keluarga Islam (HKI), yang keduanya telah meraih akreditasi “Unggul” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Selain itu, Pascasarjana UIN Suska Riau juga memiliki sejumlah program magister yang telah terakreditasi sangat baik serta didukung oleh 35 guru besar dan lebih dari 700 dosen berkompetensi nasional dan internasional.


Pada akhir sesi, Prof. Helmiati menyampaikan pesan inspiratif tentang pentingnya pendidikan sepanjang hayat (lifelong learning) bagi para pendidik.

“Belajar tidak mengenal batas usia. Pendidikan seumur hidup adalah kunci untuk menjaga relevansi diri dalam dunia akademik yang terus berkembang. Karena itu, mari terus menimba ilmu, memperkuat riset, dan menjadikan pendidikan sebagai jalan pengabdian,” tuturnya.

Kegiatan sosialisasi ini berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab antara peserta dan narasumber terkait peluang beasiswa, mekanisme pendaftaran, hingga sistem perkuliahan di Pascasarjana UIN Suska Riau. Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas antara STAIN SAR Kepri dan UIN Suska Riau, khususnya dalam bidang pengembangan riset, publikasi ilmiah, dan peningkatan kapasitas sumber daya akademik di lingkungan perguruan tinggi Islam. (LF/Gby)