السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Ketua DWP STAIN Kepri Resmikan Festival Halal 2025, Gaungkan Ekonomi Umat dan Kreativitas Santri

  • 23 Oktober 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 265
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dalam rangka memeriahkan Hari Santri Nasional (HSN) 2025), Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) STAIN Kepri, Ns. Nurhidayu, S.Kep, secara resmi membuka kegiatan Festival Halal yang digelar di STAIN Sultan Abdurrahman Kepri pada, Kamis (23/10).

Peresmian tersebut turut didampingi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bintan, H. Abu Sufyan, S.Ag., M.Pd., dan Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Bintan Suparman Manjan, Lc., M.Ed. Acara ini menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional tahun 2025 yang bertujuan memperkuat semangat kemandirian ekonomi umat melalui produk dan kegiatan berbasis halal.

Festival Halal 2025 menampilkan berbagai kegiatan menarik, di antaranya bazar produk halal, pameran kuliner, kerajinan pesantren, serta lomba-lomba bernuansa islami yang diikuti oleh pondok pesantren, UMKM, dan masyarakat umum.

Ketua DWP STAIN Kepri, Ns. Nurhidayu, S.Kep, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Festival Halal ini bukan hanya ajang promosi produk, tetapi juga wadah untuk memperkuat kesadaran dan komitmen bersama dalam mengembangkan ekonomi halal di daerah. Kami di DWP STAIN Kepri sangat mendukung kegiatan yang memberi manfaat bagi masyarakat, sekaligus menjadi sarana mempererat sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan pesantren,” ujar Nurhidayu.

Beliau juga menambahkan bahwa semangat kebersamaan dan kolaborasi yang terbangun melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam mengembangkan potensi daerah berbasis nilai-nilai keislaman.


Kegiatan berlangsung dengan meriah dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat Bintan, menandai semangat kebangkitan ekonomi halal di Kepulauan Riau melalui kolaborasi antara berbagai elemen masyarakat dan lembaga keagamaan. (Gby/Azmi)