السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Mantapkan Langkah Akademik, STAIN SAR Kepri Laksanakan Asesmen Izin Prodi Magister Studi Islam dan PPG PAI

  • 22 Oktober 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 156
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melaksanakan Asesmen Kecukupan Izin Penyelenggaraan Program Studi Baru Rumpun Ilmu Agama, yaitu Program Studi Magister (S2) Studi Islam dan Program Profesi Guru (PPG) Pendidikan Agama Islam, pada Rabu, 22 Oktober 2025 di Ruang Rapat Dosen Gedung Kuliah Terpadu STAIN SAR Kepri.

Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pimpinan, tim penyusun borang, serta para dosen dan stakeholder dari berbagai lembaga mitra. Hadir sebagai asesor dari Kementerian Agama Republik Indonesia, yakni Dr. Anin Nurhayati, M.Pd.I. dari IAIN Tulungagung dan Dr. Asep Iwan Setiawan, M.Ag. dari Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung.

Dalam sambutannya, Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan asesmen ini yang bertepatan dengan momentum Hari Santri Nasional 2025, sehingga memiliki makna spiritual sekaligus akademik bagi pengembangan kelembagaan. Ia menegaskan bahwa kehadiran dua program studi baru ini merupakan langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi keagamaan di wilayah Kepulauan Riau, khususnya di bidang studi Islam dan profesi keguruan.


“STAIN SAR Kepri kini memasuki babak baru pengembangan akademik dengan menghadirkan program magister dan profesi guru. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk menghadirkan pendidikan Islam yang unggul, relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta berakar pada khazanah keislaman dan budaya Melayu,” ujar Dr. Faisal.

Lebih lanjut, Ketua STAIN SAR Kepri menjelaskan bahwa pendirian Prodi Magister Studi Islam diarahkan untuk memperkuat kajian tafsir, komunikasi Islam, dan pemikiran Islam kontemporer, sedangkan Prodi PPG PAI akan menjadi wadah profesionalisasi guru-guru agama Islam di Kepulauan Riau. Ia juga menekankan pentingnya integrasi antara ilmu agama dan sains sebagai fondasi pengembangan keilmuan yang kontekstual dan berkemajuan.


Sementara itu, kedua asesor, Dr. Anin Nurhayati dan Dr. Asep Iwan Setiawan, memberikan apresiasi atas kesiapan dokumen borang dan dukungan kelembagaan STAIN SAR Kepri yang dinilai representatif untuk penyelenggaraan program studi baru. Keduanya juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan lembaga mitra dan peningkatan mutu sumber daya dosen sebagai indikator utama kelayakan akademik.

Kegiatan asesmen kecukupan ini menjadi bagian penting dari proses memperoleh izin resmi penyelenggaraan prodi baru dari Kementerian Agama RI. Dengan dilaksanakannya asesmen ini, STAIN SAR Kepri semakin mempertegas posisinya sebagai pusat pengembangan keilmuan Islam dan kebudayaan Melayu yang berdaya saing global. (LF/Gby)