السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Menteri Agama Raih Predikat Tertinggi Kinerja Publik versi Poltracking, Ketua STAIN SAR Kepri Sampaikan Apresiasi dan Dukungan

  • 20 Oktober 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 244
Berita Utama

Jakarta, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., meraih apresiasi publik tertinggi dalam kategori kinerja menteri berdasarkan hasil survei nasional Poltracking Indonesia. Hasil survei bertajuk “Evaluasi Satu Tahun Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran” tersebut dirilis pada Minggu (19/10/2025) melalui kanal YouTube Poltracking TV.

Dalam survei yang melibatkan 1.220 responden di seluruh Indonesia dengan margin of error ±2,9% dan tingkat kepercayaan 95%, Menteri Agama menempati peringkat pertama dengan tingkat kepuasan publik sebesar 65,7%, terdiri atas 10,8% responden yang menyatakan sangat puas dan 54,9% puas terhadap kinerja Kementerian Agama.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda AR, menjelaskan bahwa capaian ini menunjukkan kepercayaan publik terhadap kepemimpinan dan kinerja Kementerian Agama dalam menjaga stabilitas keagamaan dan memperkuat moderasi beragama di Indonesia.

“Sepuluh besar pejabat dengan apresiasi kinerja tertinggi versi publik, yang menempati posisi pertama adalah Menteri Agama,” ungkap Hanta Yuda dalam paparannya.


Posisi berikutnya diisi oleh Menpora Erick Thohir (63,5%), Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (61,2%), Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono (61%), dan Panglima TNI Agus Subiyanto (60,2%). Hasil ini mencerminkan kombinasi antara profesionalisme teknokratik dan keberhasilan komunikasi publik dari masing-masing kementerian.

Selain mengukur kinerja para menteri, survei Poltracking Indonesia juga menyoroti keberhasilan pemerintahan dalam menangani isu-isu strategis nasional. Lima capaian tertinggi yang mendapat apresiasi publik meliputi: menjaga kerukunan antarumat beragama (86,7%), menjaga keagamaan (80,2%), memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa (77,1%), menyediakan pendidikan terjangkau (76,8%), dan layanan kesehatan yang merata (76%).

“Keberhasilan terbesar pemerintahan saat ini adalah dalam menjaga harmoni dan kerukunan umat beragama, yang menjadi fondasi penting bagi stabilitas nasional,” tambah Hanta Yuda.

Namun demikian, Poltracking juga mencatat bahwa tantangan utama pemerintah masih terletak pada penciptaan lapangan kerja dan pengurangan angka pengangguran.


Menanggapi hasil survei tersebut, Ketua STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas capaian positif Kementerian Agama. Ia menilai bahwa hasil ini menjadi cerminan nyata dari dedikasi Menteri Agama dalam memperkuat peran agama sebagai sumber nilai moral dan integrasi sosial bangsa.

“Keberhasilan ini adalah wujud nyata dari kerja keras yang berakar pada nilai keislaman yang moderat. Kementerian Agama di bawah kepemimpinan Prof. Nasaruddin Umar berhasil menunjukkan bahwa moderasi beragama bukan hanya konsep, tetapi telah menjadi gerakan yang nyata dalam menjaga harmoni bangsa,” ujar Dr. Faisal.

Lebih lanjut, Ketua STAIN SAR Kepri menegaskan bahwa apresiasi publik terhadap Kementerian Agama juga berdampak positif bagi lembaga pendidikan keagamaan. Ia berharap semangat reformasi birokrasi dan profesionalisme yang ditunjukkan Kemenag dapat menjadi inspirasi bagi PTKIN seluruh Indonesia dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan pengelolaan kelembagaan.

“Capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh insan pendidikan Islam untuk terus bekerja dengan dedikasi dan integritas. Kinerja yang baik bukan hanya hasil kerja keras, tetapi juga kerja ikhlas dan kolaboratif,” pungkasnya. (Humas)