السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dalam rangka memperkuat peran mahasiswa sebagai agen dakwah dan pengabdian masyarakat, mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menggelar Pelatihan Shalat Jenazah bagi ibu-ibu Majelis Taklim Al-Muhajirin, Sabtu (18/10/2025), bertempat di Musholla Darussalam, Perumahan Lembah Damai Asri, Toapaya.
Kegiatan
ini menjadi bagian dari implementasi Program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL)
yang mengintegrasikan antara teori akademik dan praktik keagamaan di tengah
masyarakat. Pelatihan diikuti oleh pengurus Majelis Taklim dan jamaah Musholla
Darussalam serta dihadiri oleh Ketua TPQ Darussalam Toapaya dan Ketua Majelis
Taklim Al-Muhajirin.
Mahasiswa
PPL, Encik Hamim Kafin, tampil sebagai narasumber utama dengan menyampaikan materi
tentang tata cara dan ketentuan shalat jenazah yang meliputi syarat, rukun, dan
doa-doa yang sesuai tuntunan syariat. Setelah sesi teori, kegiatan dilanjutkan
dengan praktik langsung pelaksanaan shalat jenazah, di mana peserta berlatih
gerakan dan bacaan secara berurutan, disertai bimbingan mahasiswa.
Tidak
hanya itu, kegiatan juga dilengkapi sesi tanya jawab interaktif yang membahas
berbagai situasi pelaksanaan shalat jenazah, seperti perbedaan doa antara
jenazah laki-laki dan perempuan, serta tata cara shalat jenazah ghaib. Suasana
pelatihan berlangsung khidmat dan penuh antusiasme dari para peserta.
Kepala TPQ Darussalam Toapaya sekaligus pengurus Majelis Taklim Al-Muhajirin, Nur Fadhilah, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa STAIN SAR Kepri yang telah berbagi ilmu secara langsung di tengah masyarakat.


“Kami
sangat berterima kasih atas ilmu dan bimbingan yang diberikan. Kegiatan ini
memberikan pemahaman mendalam dan keterampilan praktis tentang tata cara shalat
jenazah sesuai syariat Islam. Semoga ilmu ini menjadi amal jariyah bagi
mahasiswa yang telah mengajarkannya,” ungkapnya.
Sementara
itu, perwakilan mahasiswa PPL, Lulu Khairunnisa, menyampaikan bahwa kegiatan
ini tidak hanya menjadi sarana belajar, tetapi juga sebagai bentuk nyata
pengabdian dan dakwah mahasiswa di masyarakat.
“Kami
belajar untuk menerapkan ilmu yang kami peroleh di bangku kuliah secara
langsung di lapangan. Ini pengalaman berharga yang menumbuhkan rasa tanggung
jawab dan kepedulian sosial,” tuturnya.
Kegiatan
pelatihan ini menjadi wujud nyata sinergi antara STAIN SAR Kepri dan masyarakat
dalam menguatkan pendidikan keagamaan berbasis pengabdian. Melalui kegiatan
PPL, mahasiswa tidak hanya mengasah kompetensi akademik, tetapi juga
menumbuhkan semangat dakwah dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
(LF/Lulu)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN