السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Mahasiswa IAT STAIN SAR Kepri Tebar Ilmu Fardhu Kifayah melalui Pelatihan Shalat Jenazah di Majelis Taklim Al-Muhajirin

  • 18 Oktober 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 277
Kegiatan Mahasiswa

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dalam rangka memperkuat peran mahasiswa sebagai agen dakwah dan pengabdian masyarakat, mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menggelar Pelatihan Shalat Jenazah bagi ibu-ibu Majelis Taklim Al-Muhajirin, Sabtu (18/10/2025), bertempat di Musholla Darussalam, Perumahan Lembah Damai Asri, Toapaya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) yang mengintegrasikan antara teori akademik dan praktik keagamaan di tengah masyarakat. Pelatihan diikuti oleh pengurus Majelis Taklim dan jamaah Musholla Darussalam serta dihadiri oleh Ketua TPQ Darussalam Toapaya dan Ketua Majelis Taklim Al-Muhajirin.

Mahasiswa PPL, Encik Hamim Kafin, tampil sebagai narasumber utama dengan menyampaikan materi tentang tata cara dan ketentuan shalat jenazah yang meliputi syarat, rukun, dan doa-doa yang sesuai tuntunan syariat. Setelah sesi teori, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pelaksanaan shalat jenazah, di mana peserta berlatih gerakan dan bacaan secara berurutan, disertai bimbingan mahasiswa.

Tidak hanya itu, kegiatan juga dilengkapi sesi tanya jawab interaktif yang membahas berbagai situasi pelaksanaan shalat jenazah, seperti perbedaan doa antara jenazah laki-laki dan perempuan, serta tata cara shalat jenazah ghaib. Suasana pelatihan berlangsung khidmat dan penuh antusiasme dari para peserta.

Kepala TPQ Darussalam Toapaya sekaligus pengurus Majelis Taklim Al-Muhajirin, Nur Fadhilah, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa STAIN SAR Kepri yang telah berbagi ilmu secara langsung di tengah masyarakat.


“Kami sangat berterima kasih atas ilmu dan bimbingan yang diberikan. Kegiatan ini memberikan pemahaman mendalam dan keterampilan praktis tentang tata cara shalat jenazah sesuai syariat Islam. Semoga ilmu ini menjadi amal jariyah bagi mahasiswa yang telah mengajarkannya,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa PPL, Lulu Khairunnisa, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana belajar, tetapi juga sebagai bentuk nyata pengabdian dan dakwah mahasiswa di masyarakat.

“Kami belajar untuk menerapkan ilmu yang kami peroleh di bangku kuliah secara langsung di lapangan. Ini pengalaman berharga yang menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepedulian sosial,” tuturnya.

Kegiatan pelatihan ini menjadi wujud nyata sinergi antara STAIN SAR Kepri dan masyarakat dalam menguatkan pendidikan keagamaan berbasis pengabdian. Melalui kegiatan PPL, mahasiswa tidak hanya mengasah kompetensi akademik, tetapi juga menumbuhkan semangat dakwah dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. (LF/Lulu)