السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bintan bersama mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menyalurkan 40 paket sembako bagi masyarakat dhuafa di wilayah Kecamatan Toapaya. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 14 Oktober 2025, bertempat di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Toapaya.
Penyaluran
bantuan sembako ini merupakan bagian dari program pendistribusian zakat yang
bersumber dari zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN di Kabupaten
Bintan. Dalam kegiatan ini hadir Kepala KUA Toapaya Drs. H. Zulfahmi, Staf
Distribusi BAZNAS Bintan Hilman, serta mahasiswa PPL STAIN SAR Kepri, yaitu Asidah
Budi Lestari dan Abdul Musadat dari Program Studi Hukum Ekonomi Syariah. Turut
hadir pula sebanyak 40 orang mustahik dari berbagai desa di Kecamatan Toapaya.
Dalam
pelaksanaannya, BAZNAS Bintan bekerja sama dengan KUA Toapaya dalam proses
verifikasi dan validasi data penerima bantuan agar tepat sasaran. Bantuan ini
tidak hanya dimaknai sebagai bentuk kepedulian sosial, tetapi juga menjadi
wujud nyata tanggung jawab keagamaan dalam menyalurkan zakat untuk
kesejahteraan masyarakat.
Kepala
KUA Toapaya, Drs. H. Zulfahmi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada
BAZNAS Bintan dan para muzaki yang telah menunaikan zakatnya dengan penuh
keikhlasan.
“Dengan diberikannya sembako ini, semoga Allah menganugerahkan rahmat dan keberkahan-Nya. Jangan dilihat dari besar atau kecilnya, tetapi dari niat dan keberkahannya. Mari kita doakan agar BAZNAS semakin maju dan para muzaki yang berzakat senantiasa mendapat pahala dan rezeki yang berlimpah,” ungkapnya.


Sementara
itu, perwakilan BAZNAS Bintan, Hilman, menjelaskan bahwa penyaluran ini
bersumber dari zakat ASN dan masyarakat umum yang telah mempercayakan zakatnya
melalui BAZNAS.
“Semoga
sembako ini bermanfaat bagi para penerima. Zakat ini berasal dari para muzaki
yang dengan tulus menyisihkan sebagian gajinya. Kami berharap mereka selalu
diberi kelancaran rezeki, dan para amil dapat terus menjalankan amanah ini
dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Mahasiswa
PPL STAIN SAR Kepri yang turut berpartisipasi juga menyampaikan rasa syukur
atas kesempatan untuk terlibat langsung dalam kegiatan sosial-keagamaan ini.
Mereka menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga dalam memahami
praktik nyata pendayagunaan zakat untuk pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan
ini diharapkan dapat memperluas manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan,
memperkuat kolaborasi antara lembaga keagamaan seperti BAZNAS dan KUA, serta
memberikan edukasi sosial bagi mahasiswa untuk menumbuhkan empati dan tanggung
jawab sosial. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa berzakat
bukan sekadar kewajiban, melainkan juga jalan menuju keberkahan dan ketenangan
hati. (LF/Aini)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN