السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Mahasiswa PPL STAIN SAR Kepri Berkontribusi dalam Distribusi 40 Paket Sembako untuk Dhuafa Toapaya bersama BAZNAS Bintan

  • 14 Oktober 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 99
Kegiatan Mahasiswa

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bintan bersama mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menyalurkan 40 paket sembako bagi masyarakat dhuafa di wilayah Kecamatan Toapaya. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 14 Oktober 2025, bertempat di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Toapaya.

Penyaluran bantuan sembako ini merupakan bagian dari program pendistribusian zakat yang bersumber dari zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN di Kabupaten Bintan. Dalam kegiatan ini hadir Kepala KUA Toapaya Drs. H. Zulfahmi, Staf Distribusi BAZNAS Bintan Hilman, serta mahasiswa PPL STAIN SAR Kepri, yaitu Asidah Budi Lestari dan Abdul Musadat dari Program Studi Hukum Ekonomi Syariah. Turut hadir pula sebanyak 40 orang mustahik dari berbagai desa di Kecamatan Toapaya.

Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Bintan bekerja sama dengan KUA Toapaya dalam proses verifikasi dan validasi data penerima bantuan agar tepat sasaran. Bantuan ini tidak hanya dimaknai sebagai bentuk kepedulian sosial, tetapi juga menjadi wujud nyata tanggung jawab keagamaan dalam menyalurkan zakat untuk kesejahteraan masyarakat.

Kepala KUA Toapaya, Drs. H. Zulfahmi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Bintan dan para muzaki yang telah menunaikan zakatnya dengan penuh keikhlasan.

“Dengan diberikannya sembako ini, semoga Allah menganugerahkan rahmat dan keberkahan-Nya. Jangan dilihat dari besar atau kecilnya, tetapi dari niat dan keberkahannya. Mari kita doakan agar BAZNAS semakin maju dan para muzaki yang berzakat senantiasa mendapat pahala dan rezeki yang berlimpah,” ungkapnya.


Sementara itu, perwakilan BAZNAS Bintan, Hilman, menjelaskan bahwa penyaluran ini bersumber dari zakat ASN dan masyarakat umum yang telah mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS.

“Semoga sembako ini bermanfaat bagi para penerima. Zakat ini berasal dari para muzaki yang dengan tulus menyisihkan sebagian gajinya. Kami berharap mereka selalu diberi kelancaran rezeki, dan para amil dapat terus menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Mahasiswa PPL STAIN SAR Kepri yang turut berpartisipasi juga menyampaikan rasa syukur atas kesempatan untuk terlibat langsung dalam kegiatan sosial-keagamaan ini. Mereka menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga dalam memahami praktik nyata pendayagunaan zakat untuk pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas manfaat zakat bagi masyarakat yang membutuhkan, memperkuat kolaborasi antara lembaga keagamaan seperti BAZNAS dan KUA, serta memberikan edukasi sosial bagi mahasiswa untuk menumbuhkan empati dan tanggung jawab sosial. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa berzakat bukan sekadar kewajiban, melainkan juga jalan menuju keberkahan dan ketenangan hati. (LF/Aini)