السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Kuatkan Sinergi Perencanaan, STAIN SAR Kepri Hadir dalam Penyusunan Pagu Alokasi Anggaran Ditjen Pendis 2026

  • 10 Oktober 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 154
Berita Utama

Jakarta, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan Penyusunan Pagu Alokasi Anggaran Ditjen Pendidikan Islam Tahun 2026 yang berlangsung pada Selasa hingga Jumat, 7–10 Oktober 2025 bertempat di Kantor Kementerian Agama RI, Jalan Lapangan Banteng Barat No. 3, Jakarta Pusat.

Kegiatan strategis ini diikuti oleh seluruh perwakilan satuan kerja di bawah naungan Ditjen Pendidikan Islam, termasuk Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau. Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Bagian Administrasi Umum, Akademik, dan Keuangan (AUAK) STAIN SAR Kepri, Dr. H. Imam Subekti, M.Pd.I, bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan tiga orang perencana.

Dalam arahannya, Sekretariat Ditjen Pendidikan Islam menegaskan bahwa penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) Tahun 2026 harus selaras dengan kebijakan nasional serta mendukung Asta Protas, delapan program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia periode 2025–2029 yang diluncurkan oleh Menteri Agama, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, M.A.

Delapan program prioritas tersebut meliputi:

  1. Meningkatkan Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan, dengan memperkuat harmoni antarumat beragama dan nilai kemanusiaan universal;
  2. Penguatan Ekoteologi, yaitu integrasi nilai-nilai keagamaan dengan pelestarian lingkungan hidup;
  3. Layanan Keagamaan Berdampak, untuk memperluas dan meningkatkan kualitas layanan keagamaan kepada masyarakat;
  4. Mewujudkan Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi, guna menyinergikan nilai-nilai agama dengan sistem pendidikan nasional;
  5. Pemberdayaan Pesantren, menjadikan pesantren sebagai lembaga pendidikan yang aman, ramah anak, dan inklusif;
  6. Pemberdayaan Ekonomi Umat, melalui optimalisasi pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf produktif;
  7. Sukses Haji, yang berfokus pada peningkatan kualitas layanan dan pelaksanaan ibadah haji;
  8. Digitalisasi Tata Kelola, untuk menciptakan sistem birokrasi yang efisien, transparan, dan akuntabel.


Kabag AUAK STAIN SAR Kepri, Dr. H. Imam Subekti, M.Pd.I, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi setiap satuan kerja untuk menata ulang arah program dan anggaran agar lebih relevan dengan prioritas nasional dan kebutuhan institusi pendidikan Islam.

“RKA-KL yang kita susun tidak hanya berorientasi pada pencapaian administratif, tetapi juga harus mendukung implementasi delapan prioritas Kementerian Agama dalam bidang pendidikan Islam. Setiap program dan kegiatan di STAIN SAR Kepri diharapkan dapat memberi kontribusi nyata terhadap peningkatan mutu layanan akademik, keagamaan, dan kelembagaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, beliau menegaskan pentingnya sinergi antara perencana, pimpinan unit, dan seluruh unsur lembaga dalam memastikan keterpaduan antara visi kampus dengan arah kebijakan nasional.

“Penyusunan pagu anggaran 2026 bukan sekadar perencanaan keuangan, tetapi merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola dan akuntabilitas institusi,” tambahnya.

Kegiatan Penyusunan Pagu Alokasi Anggaran Ditjen Pendidikan Islam Tahun 2026 ini diharapkan mampu memperkuat komitmen lembaga pendidikan Islam, termasuk STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, dalam mewujudkan tata kelola anggaran yang efektif, transparan, dan berbasis pada peningkatan mutu layanan pendidikan. (LF/Asih)