السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Malang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau terus memperluas jejaring akademik dan memperkuat kolaborasi kelembagaan di tingkat nasional. Komitmen ini diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan enam perguruan tinggi Islam dan umum di Indonesia dalam rangkaian kegiatan The 13th ELITE International Conference di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, pada 6–8 Oktober 2025.
Kegiatan
yang diinisiasi oleh Asosiasi ELITE (English Lecturers of Islamic Higher
Education) ini menjadi wadah strategis bagi perguruan tinggi Islam di
Indonesia untuk membangun sinergi akademik, memperkuat penelitian kolaboratif,
serta mengembangkan inovasi pembelajaran Bahasa Inggris berbasis nilai-nilai
keislaman.
Melalui
forum bergengsi tersebut, Prodi Tadris Bahasa Inggris STAIN SAR Kepri secara
resmi menandatangani MoA dengan enam mitra institusi, yakni UIN Sunan Gunung
Djati Bandung, UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi, UIN Maulana Malik Ibrahim
Malang, UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, UIN Walisongo Semarang, dan
Universitas Siliwangi Tasikmalaya, serta satu program magister S2 Manajemen
Pendidikan Islam (MPI) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Kerja
sama ini mencakup berbagai bidang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, pendidikan,
penelitian, dan pengabdian kepada Masyarakat, yang akan diimplementasikan
melalui program visiting lecturer, riset kolaboratif, pengembangan
jurnal ilmiah, pelatihan akademik, serta kegiatan pengabdian berbasis inovasi
pendidikan.
Ketua
Prodi TBI STAIN SAR Kepri, Taqiyuddin, M.Pd., menyampaikan bahwa kolaborasi ini
merupakan langkah strategis dalam memperkuat kapasitas dosen dan mahasiswa,
sekaligus memperluas jejaring akademik lintas kampus.
“Melalui
kerja sama ini, kita berharap dapat menciptakan ruang sinergi akademik yang
lebih luas, mengembangkan riset-riset inovatif, serta menghadirkan model
pembelajaran Bahasa Inggris yang kontekstual, kreatif, dan berlandaskan
nilai-nilai keislaman,” ujarnya.
Selain
penandatanganan MoA, delegasi STAIN SAR Kepri yang terdiri dari Dr. Fadhila
Yonata, M.Pd. dan Taqiyuddin, M.Pd. juga turut menghadiri Rapat Anggota Tahunan
ke-13 ELITE Indonesia, yang membahas arah kebijakan asosiasi serta strategi
penguatan peran Prodi Tadris Bahasa Inggris di perguruan tinggi Islam.
Partisipasi
aktif Prodi TBI STAIN SAR Kepri dalam forum ini menegaskan komitmen kampus
untuk menjadi pusat pengembangan keilmuan dan inovasi pembelajaran Bahasa
Inggris di lingkungan PTKIN. Dengan kerja sama ini diharapkan menjadi pijakan
penting dalam membangun ekosistem akademik yang kolaboratif, produktif, dan
berdaya saing nasional maupun global. (LF/TQ)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN