السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Menjalin Kolaborasi untuk Inovasi, Prodi TBI STAIN SAR Kepri Teken MoA dengan Enam Kampus Ternama di ELITE International Conference

  • 08 Oktober 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 94
Berita Utama

Malang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau terus memperluas jejaring akademik dan memperkuat kolaborasi kelembagaan di tingkat nasional. Komitmen ini diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan enam perguruan tinggi Islam dan umum di Indonesia dalam rangkaian kegiatan The 13th ELITE International Conference di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, pada 6–8 Oktober 2025.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Asosiasi ELITE (English Lecturers of Islamic Higher Education) ini menjadi wadah strategis bagi perguruan tinggi Islam di Indonesia untuk membangun sinergi akademik, memperkuat penelitian kolaboratif, serta mengembangkan inovasi pembelajaran Bahasa Inggris berbasis nilai-nilai keislaman.

Melalui forum bergengsi tersebut, Prodi Tadris Bahasa Inggris STAIN SAR Kepri secara resmi menandatangani MoA dengan enam mitra institusi, yakni UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, UIN Walisongo Semarang, dan Universitas Siliwangi Tasikmalaya, serta satu program magister S2 Manajemen Pendidikan Islam (MPI) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Kerja sama ini mencakup berbagai bidang dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada Masyarakat, yang akan diimplementasikan melalui program visiting lecturer, riset kolaboratif, pengembangan jurnal ilmiah, pelatihan akademik, serta kegiatan pengabdian berbasis inovasi pendidikan.

Ketua Prodi TBI STAIN SAR Kepri, Taqiyuddin, M.Pd., menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kapasitas dosen dan mahasiswa, sekaligus memperluas jejaring akademik lintas kampus.

“Melalui kerja sama ini, kita berharap dapat menciptakan ruang sinergi akademik yang lebih luas, mengembangkan riset-riset inovatif, serta menghadirkan model pembelajaran Bahasa Inggris yang kontekstual, kreatif, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman,” ujarnya.

Selain penandatanganan MoA, delegasi STAIN SAR Kepri yang terdiri dari Dr. Fadhila Yonata, M.Pd. dan Taqiyuddin, M.Pd. juga turut menghadiri Rapat Anggota Tahunan ke-13 ELITE Indonesia, yang membahas arah kebijakan asosiasi serta strategi penguatan peran Prodi Tadris Bahasa Inggris di perguruan tinggi Islam.

Partisipasi aktif Prodi TBI STAIN SAR Kepri dalam forum ini menegaskan komitmen kampus untuk menjadi pusat pengembangan keilmuan dan inovasi pembelajaran Bahasa Inggris di lingkungan PTKIN. Dengan kerja sama ini diharapkan menjadi pijakan penting dalam membangun ekosistem akademik yang kolaboratif, produktif, dan berdaya saing nasional maupun global. (LF/TQ)