السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Malang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau kembali menunjukkan eksistensi dan kontribusinya di kancah akademik nasional melalui partisipasi dosennya sebagai presenter pada The 13th ELITE International Conference yang diselenggarakan di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang pada 6–8 Oktober 2025.
Kegiatan
yang diinisiasi oleh Asosiasi ELITE (English Lecturers of Islamic Higher
Education) ini merupakan forum ilmiah bergengsi bagi para dosen, peneliti, dan
akademisi dari berbagai perguruan tinggi Islam di Indonesia untuk mendiskusikan
inovasi dan hasil penelitian di bidang pendidikan Bahasa Inggris.
Dalam
konferensi tersebut, Taqiyuddin, M.Pd., dosen Program Studi Tadris Bahasa
Inggris STAIN SAR Kepri, tampil sebagai presenter dengan memaparkan
hasil penelitiannya berjudul “Game-Based Learning to Teach Writing: Learning
Designs for EFL Tertiary Students.”
Melalui paparannya, Taqiyuddin menjelaskan desain pembelajaran menulis berbasis permainan (game-based learning) yang dirancang untuk meningkatkan motivasi dan kemampuan menulis mahasiswa EFL (English as a Foreign Language). Pendekatan ini tidak hanya menumbuhkan minat belajar bahasa Inggris secara aktif dan kreatif, tetapi juga sejalan dengan prinsip pembelajaran abad ke-21 yang menekankan kolaborasi, komunikasi, dan berpikir kritis.


Menurutnya,
penerapan game-based learning menjadi salah satu inovasi pedagogis yang
relevan dalam menghadapi tantangan era digital di dunia pendidikan.
“Model
ini memberi ruang bagi mahasiswa untuk belajar dengan cara yang menyenangkan,
reflektif, dan kontekstual, sehingga mereka dapat mengekspresikan ide secara
lebih bebas dalam bahasa Inggris,” ungkapnya.
Partisipasi
STAIN SAR Kepri dalam konferensi internasional ini menjadi bagian dari komitmen
kampus dalam memperkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada
bidang penelitian dan pengembangan keilmuan. Melalui forum ilmiah seperti ELITE
Conference, dosen-dosen STAIN SAR Kepri didorong untuk memperluas jejaring
akademik, berbagi praktik baik dalam pembelajaran, serta memperkaya kontribusi
lembaga dalam pengembangan pendidikan Bahasa Inggris berbasis nilai-nilai
keislaman.
Selain
menjadi ajang pertukaran gagasan ilmiah, keikutsertaan STAIN SAR Kepri juga
mempertegas posisi kampus sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam yang adaptif,
inovatif, dan berdaya saing di tingkat nasional. Dengan semangat Kampus
Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu, partisipasi ini diharapkan menjadi
inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus menumbuhkan budaya riset dan
publikasi ilmiah yang produktif. (LF/TQ)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN