السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Dukung Pembelajaran Digital, Mahasiswa PPL MPI STAIN SAR Kepri Terlibat dalam Penyerahan Smart Board ke Sekolah di Bintan

  • 08 Oktober 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 226
Kegiatan Mahasiswa

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau turut berpartisipasi dalam kegiatan penyerahan Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital kepada sejumlah satuan pendidikan di Kabupaten Bintan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 8 Oktober 2025, di tiga lokasi berbeda, yakni SD Islam Al Hasanah, SDN 13 Bintan Timur, dan SDN 002 Kijang Kota.

Penyerahan IFP dilakukan secara simbolis oleh Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kepulauan Riau kepada para kepala sekolah dan guru penerima bantuan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu pembelajaran berbasis digital di era teknologi informasi dan komunikasi yang kian berkembang pesat.

Dalam sambutannya, Kepala BPMP Provinsi Kepulauan Riau menyampaikan bahwa distribusi papan interaktif digital ini bertujuan untuk memperkuat transformasi pendidikan melalui inovasi pembelajaran yang interaktif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik bagi siswa,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Sekolah SD Islam Al Hasanah menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pemerintah, khususnya kepada Presiden Republik Indonesia dan Menteri Pendidikan Prof. Abdul Mu’ti, atas dukungan dan bantuan yang diberikan kepada satuan pendidikan. Ia berharap, kehadiran IFP dapat memperkaya pengalaman belajar siswa serta meningkatkan efektivitas pembelajaran di sekolah.

Mahasiswa PPL STAIN SAR Kepri Prodi MPI turut berperan aktif dalam mendampingi pelaksanaan kegiatan penyerahan, mulai dari proses dokumentasi hingga koordinasi lapangan. Keterlibatan ini menjadi bagian dari implementasi pengalaman profesional mahasiswa dalam memahami praktik manajerial dan administrasi pendidikan di lapangan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan bantuan IFP dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pihak sekolah, serta menjadi langkah konkret dalam mewujudkan pembelajaran yang modern, interaktif, dan bermakna bagi peserta didik di Kabupaten Bintan dan Kepulauan Riau pada umumnya. (LF/Fuji)