السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bintan bersama mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan survei lapangan dalam rangka peninjauan bantuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada Selasa (7/10/2025). Kegiatan ini dilakukan di Warung Bude Olif, yang berlokasi di Simpang Pasar Tani Toapaya Asri.
Kegiatan
tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua III BAZNAS Bintan, Juni Aziwantoro, S.E.,
M.M., staf BAZNAS Kabupaten Bintan, M. Saifuddin Abdillah, serta dua mahasiswa
PPL STAIN SAR Kepri dari Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, yakni Asidah Budi
Lestari dan Aulia Fitria Alda.
Survei
ini bertujuan untuk menilai kelayakan penerima bantuan UMKM, sekaligus
memetakan kebutuhan usaha mikro yang berpotensi dikembangkan di wilayah
Kabupaten Bintan. Hasil survei menunjukkan bahwa Warung Bude Olif memerlukan
tambahan dukungan modal usaha, terutama dalam bentuk peralatan seperti steling
(etalase) dan cup sealer guna meningkatkan efisiensi operasional,
kebersihan, dan daya tarik usaha.
Wakil Ketua III BAZNAS Bintan, Juni Aziwantoro, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung pertumbuhan ekonomi umat melalui pemberdayaan usaha mikro.


“Hasil
survei kami menunjukkan bahwa warung Bude Olif membutuhkan dukungan dalam
bentuk alat berjualan, seperti steling dan cup sealer. Melalui bantuan
yang tepat sasaran, kami berharap UMKM lokal dapat tumbuh dan berkontribusi
terhadap kesejahteraan masyarakat,” ungkap Juni.
Kegiatan
ini juga menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, di mana
mahasiswa PPL STAIN SAR Kepri turut berperan dalam proses pendampingan
masyarakat. Melalui keterlibatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata
dalam mengidentifikasi kebutuhan ekonomi masyarakat serta memahami mekanisme
penyaluran bantuan sosial berbasis keislaman.
Dengan
adanya kerja sama antara BAZNAS Bintan dan mahasiswa PPL STAIN SAR Kepri,
diharapkan program bantuan UMKM tidak hanya meningkatkan omset dan kemandirian
pelaku usaha, tetapi juga memperkuat semangat pemberdayaan ekonomi umat.
Dukungan tersebut diharapkan mampu menjadi langkah strategis dalam membangun
kemandirian ekonomi masyarakat dan memperkuat sinergi antara lembaga keagamaan,
pendidikan, dan sektor ekonomi lokal. (LF/Aini)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN