السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau turut berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan Lomba Ceramah Islami Tingkat SMP dan SMA se-Kecamatan Toapaya yang digelar oleh Ikatan Mahasiswa Kecamatan Toapaya (IMKT) pada Sabtu (4/10/2025) di Aula Kantor Kecamatan Toapaya.
Kegiatan
yang bertujuan menumbuhkan semangat dakwah dan memperkuat nilai-nilai keislaman
di kalangan generasi muda ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak,
termasuk unsur pemerintah, Kementerian Agama Kabupaten Bintan, serta pihak
kecamatan.
Hadir
dalam kegiatan tersebut, Zuhairi, S.Pd. mewakili Camat Toapaya, Ahmad Ramli
selaku Ketua Panitia Pelaksana, H. Zainal Nahra, S.Ag. dari KUA Kecamatan
Toapaya, H. Muhammad Ridwan, S.Ag. (Kasi Bimas Islam Kemenag Bintan), serta Dr.
H. Ahmad Jalili, Lc., M.Sy., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) sekaligus
dewan juri.
Dalam sambutannya, Zuhairi, S.Pd. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai wadah strategis dalam membentuk generasi muda yang berkarakter islami dan berakhlak mulia.


“Kegiatan
seperti ini sangat penting dalam melahirkan generasi penerus yang mampu
membangun negeri dengan nilai-nilai keislaman yang kuat,” ungkap Zuhairi.
Sementara
itu, Ahmad Ramli selaku Ketua Panitia menekankan pentingnya pembinaan generasi
muda melalui kegiatan keagamaan.
“Anak
muda zaman sekarang perlu terus kita pupuk melalui kegiatan positif seperti
lomba ceramah ini. Dengan demikian, mereka dapat menjadi benteng yang kokoh
menghadapi tantangan zaman yang semakin jauh dari nilai-nilai islami,” ujarnya.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari mahasiswa PPL STAIN SAR Kepri yang turut menjadi bagian dari panitia pelaksana. Mujrin, perwakilan mahasiswa PPL Prodi HKI STAIN SAR Kepri, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ajang penting dalam menguatkan semangat dakwah dan kesadaran sosial di kalangan pelajar.


“Kegiatan
seperti ini sangat positif dan perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak,
termasuk pemerintah daerah. Mengingat semakin minimnya generasi muda yang peka
terhadap lingkungan dan tantangan moral zaman, kerja sama lintas lembaga sangat
diperlukan untuk melahirkan generasi yang islami dan berakhlak,” tutur Mujrin.
Melalui
kegiatan Lomba Ceramah Islami ini, para peserta tidak hanya berkompetisi
dalam kemampuan retorika dakwah, tetapi juga dilatih untuk menyampaikan
pesan-pesan moral dan nilai keislaman secara komunikatif dan inspiratif.
Kegiatan
ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya pada
momen tertentu, melainkan menjadi program pembinaan rutin yang konsisten,
dengan tujuan membentuk generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan berjiwa
dakwah. (Mujrin/LF)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN