السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Dosen STAIN SAR Kepri Laksanakan Bimbingan Muraja’ah Metode At-Tashil di Tembilahan

  • 05 Oktober 2025
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 945
Berita Utama

Tembilahan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Dalam rangka memperkuat pemahaman dan penerapan pembelajaran Al-Qur’an yang efektif dan kontekstual, dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan Bimbingan Muraja’ah Metode At-Tashil di Gedung Yayasan Ibnu Thaha, Indragiri Hilir, Riau, serta disiarkan secara daring melalui Zoom Meeting pada Ahad (5/10/2025).

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Ust. Zamhari, S.H.I., M.S.I., dosen STAIN SAR Kepri sekaligus Founder Metode At-Tashil, dan Usth. Umi Kholila, S.Hum. Keduanya memberikan pendampingan intensif kepada para peserta melalui sesi muraja’ah atau pengulangan materi yang telah diperoleh dalam pelatihan sebelumnya, dengan fokus pada evaluasi penerapan metode dalam proses pembelajaran Al-Qur’an di lembaga masing-masing.

Acara dibuka secara resmi oleh Hj. Seri Iriyanti, Lc., M.H., Ketua Yayasan Ibnu Thaha. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya kegiatan muraja’ah sebagai sarana memperdalam pemahaman dan memperkuat konsistensi dalam mengajarkan Al-Qur’an. Ia berharap para peserta dapat mengimplementasikan Metode At-Tashil dengan lebih baik, sehingga kualitas pembelajaran Al-Qur’an di lingkungan pendidikan Islam semakin meningkat.

Dalam penyampaiannya, Ust. Zamhari menekankan pentingnya kolaborasi dan saling berbagi pengalaman antarpengajar dalam mengatasi berbagai kendala yang muncul selama penerapan Metode At-Tashil di lapangan. Menurutnya, keberhasilan pembelajaran Al-Qur’an tidak hanya ditentukan oleh metode yang digunakan, tetapi juga oleh kesungguhan dan sinergi para pengajarnya.


“Metode At-Tashil hadir bukan sekadar sebagai teknik membaca Al-Qur’an, tetapi sebagai pendekatan yang menghidupkan semangat belajar dan saling menguatkan antarpendidik. Karena itu, perlu adanya ruang berbagi, evaluasi, dan perbaikan berkelanjutan agar nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar membumi dalam proses pembelajaran,” jelas Ust. Zamhari.

Kegiatan ini diikuti oleh para guru dari berbagai lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Ibnu Thaha Indragiri Hilir, seperti TK Islam Hubbul Qur’an, MI Ibnu Thaha, dan Markaz Hubbul Qur’an, serta turut dihadiri oleh sejumlah wali santri.

Melalui pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan semangat untuk terus belajar dan mengajarkan Al-Qur’an dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Selain itu, keberlanjutan Muraja’ah Metode At-Tashil ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan Islam dan perguruan tinggi, khususnya STAIN SAR Kepri, dalam membumikan nilai-nilai Qur’ani di Kepulauan Riau dan sekitarnya. (Arif/LF)