السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Tembilahan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Dalam rangka memperkuat pemahaman dan penerapan pembelajaran Al-Qur’an yang efektif dan kontekstual, dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan Bimbingan Muraja’ah Metode At-Tashil di Gedung Yayasan Ibnu Thaha, Indragiri Hilir, Riau, serta disiarkan secara daring melalui Zoom Meeting pada Ahad (5/10/2025).
Kegiatan
ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Ust. Zamhari, S.H.I., M.S.I.,
dosen STAIN SAR Kepri sekaligus Founder Metode At-Tashil, dan Usth. Umi
Kholila, S.Hum. Keduanya memberikan pendampingan intensif kepada para peserta
melalui sesi muraja’ah atau pengulangan materi yang telah diperoleh
dalam pelatihan sebelumnya, dengan fokus pada evaluasi penerapan metode dalam
proses pembelajaran Al-Qur’an di lembaga masing-masing.
Acara
dibuka secara resmi oleh Hj. Seri Iriyanti, Lc., M.H., Ketua Yayasan Ibnu
Thaha. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya kegiatan muraja’ah
sebagai sarana memperdalam pemahaman dan memperkuat konsistensi dalam
mengajarkan Al-Qur’an. Ia berharap para peserta dapat mengimplementasikan
Metode At-Tashil dengan lebih baik, sehingga kualitas pembelajaran Al-Qur’an di
lingkungan pendidikan Islam semakin meningkat.
Dalam penyampaiannya, Ust. Zamhari menekankan pentingnya kolaborasi dan saling berbagi pengalaman antarpengajar dalam mengatasi berbagai kendala yang muncul selama penerapan Metode At-Tashil di lapangan. Menurutnya, keberhasilan pembelajaran Al-Qur’an tidak hanya ditentukan oleh metode yang digunakan, tetapi juga oleh kesungguhan dan sinergi para pengajarnya.


“Metode
At-Tashil hadir bukan sekadar sebagai teknik membaca Al-Qur’an, tetapi sebagai
pendekatan yang menghidupkan semangat belajar dan saling menguatkan
antarpendidik. Karena itu, perlu adanya ruang berbagi, evaluasi, dan perbaikan
berkelanjutan agar nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar membumi dalam proses
pembelajaran,” jelas Ust. Zamhari.
Kegiatan
ini diikuti oleh para guru dari berbagai lembaga pendidikan di bawah naungan
Yayasan Ibnu Thaha Indragiri Hilir, seperti TK Islam Hubbul Qur’an, MI Ibnu
Thaha, dan Markaz Hubbul Qur’an, serta turut dihadiri oleh sejumlah wali
santri.
Melalui
pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan semangat untuk terus belajar dan
mengajarkan Al-Qur’an dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Selain itu,
keberlanjutan Muraja’ah Metode At-Tashil ini diharapkan mampu memperkuat
sinergi antara lembaga pendidikan Islam dan perguruan tinggi, khususnya STAIN
SAR Kepri, dalam membumikan nilai-nilai Qur’ani di Kepulauan Riau dan
sekitarnya. (Arif/LF)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN