السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin Nahdlatul Wathan Bintan melaksanakan kegiatan bertajuk “Mengasah Jiwa Entrepreneur dan Pengembangan Kreativitas Siswa Lewat Kebun Sekolah” pada Kamis (2/10/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan Pondok Pesantren, Ustadz Saepuddin, M.Ag., para ustadz pondok, mahasiswa PPL STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, serta seluruh santri dan santriwati.
Kegiatan
ini merupakan bagian dari praktik langsung mata pelajaran Entrepreneur
yang berfokus pada edukasi kewirausahaan dan pengelolaan sumber daya alam
secara berkelanjutan. Para santri tidak hanya melaksanakan kegiatan panen,
tetapi juga melakukan penanaman bibit pohon baru dan pemberian pupuk sebagai
bentuk pemeliharaan serta pengembangan kebun sekolah. Dengan keterlibatan aktif
tersebut, para santri diharapkan mampu memahami secara nyata proses usaha mulai
dari perawatan hingga panen, sekaligus mengasah keterampilan manajemen usaha
sejak dini.
Selain
sebagai sarana pembelajaran praktis, kegiatan ini juga menanamkan nilai
tanggung jawab, kedisiplinan, dan kerja sama. Melalui interaksi langsung dengan
alam, para santri memperoleh pengalaman aplikatif yang mendukung pembentukan
karakter mandiri sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Pimpinan Pondok Pesantren, Ustadz Saepuddin, M.Ag., memberikan apresiasi atas semangat para santri dalam mengikuti kegiatan ini. Menurutnya, integrasi antara pembelajaran teori dan praktik lapangan merupakan langkah strategis untuk menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga memiliki keterampilan hidup yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.


Perwakilan
mahasiswa PPL STAIN SAR Kepri turut menyampaikan bahwa keterlibatan mereka
dalam kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam mengaplikasikan ilmu yang
diperoleh di bangku kuliah.
“Pendampingan
terhadap santri dalam pengelolaan kebun sekolah merupakan bentuk kontribusi
nyata mahasiswa dalam mendukung pendidikan kewirausahaan berbasis pesantren.
Melalui kegiatan ini, kami juga belajar tentang kepemimpinan, kerja sama, serta
tanggung jawab sosial,” ujarnya.
Lebih
jauh, ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dikembangkan di masa
mendatang. Dengan demikian, pengelolaan kebun sekolah bukan hanya memberi
manfaat bagi pondok pesantren, tetapi juga menjadi wahana pembentukan jiwa
entrepreneur santri yang berorientasi pada kemandirian, kepedulian lingkungan,
serta kesiapan menjadi pemimpin yang berkontribusi positif bagi pembangunan
masyarakat. (LF/Aqilah)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN